[ONESHOOT] Friend With Benefit

[ONESHOOT] FRIEND WITH BENEFIT

 

GENDER-BENDER

 

*****

 

“Aahhh..Y-Yul..!”

 

Aku meneriakan namanya saat aku mencapai puncak kenikmatanku.

Ia masih berada di atasku sambil mengatur nafasnya, begitu pula aku. Kami saling menatap satu sama lain, sampai ia tersenyum kecil dan mendaratkan bibirnya di keningku.

 

“Istirahatlah, Tae…kau pasti lelah. Terima kasih ya”ujarnya seraya mengecup bibirku dan membalut tubuhku dengan selimut miliknya.

 

Aku hanya tersenyum kecil menanggapinya.

 

Ah iya. Namaku Kim Taeyeon. Dan pria itu bernama Kwon Yul. Sahabatku, sex partner-ku, dan…orang yang aku cintai.

 

Kami sudah melakukannya selama 3 tahun terakhir ini. Awalnya tak disengaja, tapi lama-kelamaan kami merasakan kenikmatan yang sama.

 

Tak lama kemudian, aku melihatnya sudah berpakaian rapi.

 

“Kau mau kemana?”tanyaku.

 

“Aku ada kencan dengan Jessica. Bye, pendek!”ujarnya dan mengacak-acak rambutku.

 

“YA! Aku tidak pendek!!!”teriakku. Tapi, ia hanya tertawa dan melangkan keluar dari apartmentnya.

 

Yul sudah pergi. Bersama kekasihnya.

 

Kini tinggal aku sendiri. Aku memutuskan untuk membersihkan diri. Aku terus berpikir, apa yang kulakukan ini benar?

 

Aku membasuh tubuhku. Menyentuh “tanda” yang dibuat oleh Yul di leher dan di sekitar dadaku. Selama Yul bahagia, aku juga ikut bahagia. Aku…tidak keberatan.

 

Setelah itu aku memutuskan untuk membuat secangkir kopi. Aku duduk termenung di dapur sambil memandangi jam yang terletak di dinding. Waktu terasa sangat cepat, sekarang sudah menunjukan pukul 9 malam dan Yul belum juga pulang.

 

“Huft…”aku meletakan daguku di atas meja. Yang bisa kulakukan hanya menunggunya. Aku tidak bisa menyuruhnya pulang atau apapun yang bisa membuatnya berada di sini bersamaku. Karena aku hanya sahabatnya. Friend…with benefit. Kenyataan yang sangat menyakitkan.

 

 

Aku mendengar pintu terbuka. Itu pasti Yul.

 

Belum sempat aku menghampirinya. Ia sudah memelukku dari belakang. Nafas hangatnya terasa sangat nyaman di leherku.

 

“Kau menungguku, pendek? Kau wangi sekali…”ujarnya.

 

“Tentu saja aku wangi, tidak seperti kau..”balasku seraya menikmati ciumannya di leherku.

 

“Hmm…kalau begitu mandikan aku..”bisiknya.

Suaranya yang berat, terdengar sangat sexy.

 

“Tidak mau, pemalas!”

 

Aku mencubit pinggangnya.

 

“Awww aww..sakit, Kim Taeyeon..!”

 

Aku terkekeh dan melepaskan cubitanku.

 

“Kau ini…”ia mengacak rambutku,”baiklah aku akan mandi..”

 

Chu~

 

Ia mengecup bibirku lalu melangkah menuju kamar mandi.

 

Aku merebahkan badanku di atas kasur milik Yul. Tidak ada yang kulakukan, hanya merebahkan tubuh dan menatap langit-langit kamar ini.

 

“Hey…”

 

Aku menoleh ke arah kamar mandi. Yul berdiri di depan pintu hanya dengan celana pendek dan handuk yang bergantung di lehernya.

 

“Apa?”tanyaku.

 

“Tidak apa-apa..kamu tampak tidak baik. Ada masalah?”ia ikut merebahkan tubuhnya bersamaku.

 

“Tidak ada. Pakai bajumu cepat!”aku memukul dadanya dengan telapak tanganku.

 

“Aish! Kau ini, ringan tangan sekali…”ia mengerucutkan bibirnya.

 

Aku tersenyum karena ekspresinya sangat lucu menurutku.

 

Aku merubah posisiku. Kini aku berada di atasnya dan kukecup bibirnya.

 

Untuk sekilas, kami tampak seperti orang yang saling mencintai. Tapi, kenyataan lebih menyakitkan.

 

Yul membelai rambutku.

 

“Kenapa kau begitu lucu huh, Kim Taeyeon?”tangannya berpindah ke pipiku dan mencubitnya pelan. Aku hanya tersenyum dan terus menatapnya.

 

“Kau mengantuk?”

 

Aku menggeleng,”kenapa?”tanyaku.

 

Ia menatapku dengan lembut dan memelukku dengan erat,”kau tampak lelah..”

 

“Aku tahu..”

 

“Apa ini karena…kau tahu..”

 

“Bukan…”

 

“Maafkan aku, Taeng…”

 

Taeng…

 

Sudah lama sekali ia tak memanggilku seperti itu. Itu panggilan yang ia gunakan saat kami masih kecil.

 

“Hey, kenapa diam saja?”ujarnya.

“Sebaiknya kita tidur…”aku turun dari tubuhnya.

 

Saat aku hendak berjalan keluar untuk kembali ke kamarku. Yul menahanku.

 

“Tidurlah di sini..”

 

“Tapi…”

 

“Hey..ayolah..”ia menarik tanganku dengan lembut.

 

“Yul..aku sedang tidak bersemangat..”

 

“Siapa yang bilang aku sedang ingin melakukan sex denganmu?”

 

Aku terdiam dengan pertanyaannya.

 

“Apakah sekarang aku bukan sahabatmu lagi? Apakah aku sekarag hanya sex partner untukmu?”

 

Aku menggeleng dengan cepat.

 

“Tidurlah…”

 

Ia memelukku dengan erat.

 

“Aku menyayangimu, Tae…”ujarnya sebelum mengecup puncak kepalaku.

 

Aku juga menyayangimu, Yul..

 

Lebih dari sekedar sahabat..

 

Besoknya…

 

Saat aku bangun, aku tak menemukan sosok Yul di sebelahku. Hanya sebuah memo yang tergeletak di dekat kaca.

 

Selamat pagi, Taeng…

Aku pergi bekerja dan akan pulang terlambat karena pergi bersama Jessica..

Istirahatlah…Jangan menungguku..

 

Love,

Kwon Yul

 

Begitulah isinya.

 

Aku menghela nafasku setelah membacanya.

 

Bagaimana bisa?

 

Bagaimana bisa aku tidak menunggumu, Yul?

 

Aku selalu menunggumu…

 

—–

 

Seperti yang sudah kukatakan, aku menunggu Yul.

 

Walaupun aku sudah mencoba untuk tidur, tapi perasaanku tidak bisa tenang. Pikiranku berkecamuk saat aku memikirkan apa yang Yul dan Jessica lakukan sekarang. Apakah Yul akhirnuya melakukan itu dengan Jessica? Lalu ia tidak akan membutuhkanku lagi dan benar-benar hanya menganggapku sahabatnya dan perlahan ia melupakanku.

 

Aku mendengar suara pintu terbuka. Akhirnya, dia pulang.

 

“Yul, ak-“

Aku terkejut saat tiba-tiba Yul mencium bibirku. Cukup lama, lalu ia melepasnya dan menatapku.

 

“Ada apa?”tanyaku.

 

Ia membalasku dengan tersenyum getir.

 

“Aku…aku putus dengan Jessica..”

 

DEG

 

Aku tidak tahu, apakah aku harus senang atau sedih mendengarnya.

 

Sebagai sahabat, aku akan sangat sedih. Apalagi Yul sangat mencintai Jessica. Tapi diriku yang lain, sangat amat senang. Aku benar-benar jahat.

 

“K-Kenapa?”tanyaku.

 

“Aku….sadar aku mencintai orang lain.”

 

Rasanya aku lemas. Yul mencintai orang lain. Hatiku terasa lebih sakit daripada biasanya.

 

“Untungnya, Jessica menerima itu semua…”jelasnya sambil menunduk.

 

“Lalu…siapa..wanita itu?”

 

Ia melihat ke arahku lalu tersenyum jahil.

 

“Kau benar-benar ingin tahu ya?”bisiknya, tepat di telingaku.

 

Aku mengangguk.

 

“Seorang wanita yang cukup menyebalkan..kurasa. Terkadang ia bisa lebih cerewet daripada ibuku sendiri. Aku tahu dia mencintaiku juga..”jelasnya,”benarkan, Kim Taeyeon?”lanjutnya.

 

“A-Aku…”

 

“Busted…”ia terkekeh lalu memelukku.

 

“Aku sadar pada malam itu, Taeng…aku juga mencintaimu.”ia menangkup wajahku dengan kedua tangannya.

 

Aku tersenyum. Aku melepaskan tangannya dari wajahku.

 

“Siapa bilang…aku masih mencintaimu, Kwon?”tanyaku dengan jahil.

 

Ia hanya tersenyum.

 

Tanpa berkata apa-apa ia mengangkatku dan mengapitku di dinding lalu mendaratkan bibirnya di atas bibirku. Dan tentu saja aku membalasnya.

 

“Masih ingin berkata kalau kau sudah tidak mencintaiku?”tanyanya setelah melepas ciuman kami.

 

“Aku kan tidak bilang begitu. Hahh, kau ini dari dulu tetap saja bodoh..”

 

“Lebih baik bodoh daripada berhenti bertumbuh, dasar kau pendek!”ia menoyor kepalaku lalu tertawa dengan keras.

 

“Hey! Kwon Yul jangan lari!”

 

Begitulah..

 

Tidak ada lagi yang namanya Friend with Benefit…

 

Dan satu lagi pesanku,

 

Kau harus yakin saat kau benar-benar mencintai seseorang meskipun ia mungkin tak merasakan hal yang sama terhadapmu. Tapi yakinlah…it can be your true love.

 

END

 

Akhirnya jadi juga YULTAE/TAERI gw! wkwkwk

 

STAY AWESOME, SONEs!

 

-kaz

29 thoughts on “[ONESHOOT] Friend With Benefit

  1. taeyeon akhirnya dapatkan cintanya yul dan bukan sebagai partner sexnya aja
    gw suka dgn taeri dan kalo bisa lebih sering bikin taerinya dan hyohyun juga dibikin dong

  2. weiy akhirnya taeri bersama, yakin mencintai seseorang walaupun dia tidak memeliki perasaan yang sama? huft ini harus ada kata menunggu dan berusaha. gue suka kata-kata ini.

  3. TaeRi?? ahh couple baru nih.. hahaha awal.y gue ngk yakin bkalan dpt feel.y..ehh tau” pas di akhir dpt jg

  4. bntar lg byangin . . . *ga kbyang* , oke ak byangin skali lg . . . .*tetep ga kbyang* #PLAKK

    kwkwkw , bru nemu ff taery skali nemu crtanya ttg sex . WAOW bgt . mskpun agak krang dpdt feelnya tp ckup mghbur . kekeke:D
    lnjt thor ^_^

  5. Yyyeeeeaaahhhh…..thor lu bt yultae/taeri….
    Tu jg kopel kesukaan ane thor…
    Aq kira bkalan ttp yulsic trnyata….feel ny dpt bngt thor…
    Laen kli bt yultae lg ye thor…
    Semangat….

  6. annyeong …….

    kyaaaa YulTaeee …kkkeee
    hmm ,berawal dri temen ya ,pda akhirnya Yul dngan tega nya mninggalkan sica demi Tae ….. .
    tpi gak pa” lah sekali” bgtu ..kkee
    feel nya dpt lah .
    dtunggu next update nyaaah ….
    SEMANGAAAAAAAAAT

  7. Hmm, msih ga bsa ngebayanginny..
    Msih brasa aneh aja.. walaupun gue ska Yul sma Taeng, tpi sbgai sahabat bkn couple gini..
    Buat Yulti thor..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s