[TWOSHOT] Everything Is LOVE

[TWOSHOT] Everything Is LOVE

 

GENDER BENDER

YULSIC

 

*****

 

Jessica’s POV

 

Hari ini benar-benar….menyebalkan. Entahlah, tapi menurutku setiap hari itu menyebalkan. Aku harus bangun sangat amat pagi, pergi bekerja, bertemu manusia-manusia brengsek, ditambah lagi mereka terus meledek penampilanku—yang memang kuno dan culun—. Tapi, bisakah setidaknya mereka berhenti melakukan itu sebentar saja? Apa mereka tidak bosan?

 

Pagi ini saat aku baru saja tiba di kantor, aku sudah melihat berkas-berkas yang harus aku kerjakan menumpuk di atas mejaku bahkan pandanganku terhalang oleh tumpukan berkas. Aku menghela nafasku dan memutuskan untuk memejamkan mataku sebentar.

 

BRAKK!

 

Aku terkejut dan langsung membuka mataku. Pandanganku tertuju pada seorang wanita yang mengenakan blazer pink dan berdiri di hadapanku. Namanya, Tiffany Hwang. Dia—cukup— baik, mungkin?

 

“Fiuh..ini Jessie…aku bawakan berkas-berkas baru. Hmm, apa aku mengganggu?”

 

“Oh? Tentu tidak. Terima kasih…”

 

Aku memakai kembali kacamataku. Dan beralih pada komputerku.

 

“Hmm, Jessie? Kau terlihat kurang baik, apakah kau tidak ingin pulang dan beristirahat sebentar? Aku rasa kau membutuhkan itu…”

 

Aku berhenti mengetik dan menatapnya,”Tiff, dengar…aku sangat senang melakukan itu. Tapi, siapa yang akan menyelesaikan ini semua? Saat aku kembali ke rumah yang akan terjadi adalah berkas-berkas ini akan memenuhi ruanganku besok.”

 

“Tapi-“

 

“Aku berterima kasih atas perhatianmu…tapi, maaf bisakah kau meninggalkanku sekarang?”

 

“B-Baiklah…”

 

Ia membungkuk lalu meninggalkan ruanganku.

 

Tepat saat ia keluar, aku menghela nafasku. Aku akui, aku memang butuh istirahat. Tapi, tugasku tidak boleh kutinggalkan. Karena mereka akan bertambah banyak bagaikan makhluk ber-sel satu yang dengan mudahnya membelah diri.

 

Pukul 00.00 AM KST

 

Aku membereskan barang-barangku dan bersiap untuk pulang. Tempat ini sudah sangat sepi, sebagian lampu sudah dimatikan. Aku, dengan cepat keluar dari gedung itu dan mengendarai mobilku.

 

Di jalan, aku memutuskan untuk berhenti sebentar di sebuah jembatan dan turun untuk melihat pemandangannya. Dari sini aku dapan melihat banyak kendaraan yang masih memenuhi jalanan. Aku menghela nafasku. Malam ini cukup dingin, tapi aku berusaha untuk tidak memperdulikannya.

 

Tak lama kemudian, ada seorang laki-laki berdiri di sebelahku. Aku sedikit terkejut dan menatapnya cukup lama. Ia sangat tampan menurutku. Kulitnya yang sedikit gelap, rahang yang tajam, serta hidung mancungnya membuatnya terlihat sempurnya. Begitu juga dengan tubuh tingginya yang atletis. Tuxedo putih yang melekat pada tubuhnya juga terlihat bagus.

 

Ia melihat ke arahku, mungkin ia sadar sedang diperhatikan. Tuhan! Aku malu sekali!

 

“Halo?”

 

Aku menoleh ke belakangku,”kau bicara padaku?”

 

“Ya, Miss…kau bisa melihatku?”

 

“A-Apa? Tentu saja…”

 

Pria ini aneh.

 

Oh! Thank God! Akhirnya aku menemukan orang yang bisa melihatku! Misi pertamaku berhasil!”

 

Pria ini sepertinya gila. Dan sepertinya aku harus kabur dari sini.

 

“Nona, tunggu!”

 

Ia menggenggam pergelangan tanganku. Aku merasakan hangat dari tangannya. Aku berbalik dan menatapnya. Saat bertemu mata dengannya, aku merasakan hal aneh terjadi padaku. Sepertinya, jantungku berdetak lebih cepat. Matanya berwarna coklat-keabuan. Aku yang awal mulanya berpikir untuk melawan dan melepaskan diri, sama sekali tidak mempunyai tenaga. Pria ini terlalu sempurna.

 

“Aku membutuhkan bantuanmu…”ujarnya. Aku sedikit mendengar keputus-asaan dalam suaranya.

 

“A-Apa? Siapa kau?”

 

“Nanti akan kujelaskan, tapi pertama bisakah kau bawa aku bersamamu?”

 

“Huh?”

 

Beberapa waktu selanjutnya, ia sudah berada di rumahku dan makan seperti orang kelaparan. Ia juga berbicara seperti ‘makanan ini lezat, makanan manusia memang enak. Ini karunia Tuhan…’. Aku sempat berpikir lagi kalau dia memang memiliki gangguan kejiwaan.

 

“Jadi…kau ini…siapa?”tanyaku dengan hati-hati.

 

Ia berhenti makan dan menatapku,”ikut aku, aku akan menunjukan siapa aku…”

 

Ia tersenyum dan memegang tanganku. Ia menuntunku menuju balkon apartmentku.

 

“Tutup matamu…”

 

“Apa yang kau-“

 

“Aku mohon, turuti saja”

 

Aku menutup mataku dan merasakan tangannya yang hangat menggenggam tanganku. Ia menarikku pelan.

 

“Sekarang, bukalah…”ujarnya dengan suara lembut.

 

Aku membuka mataku perlahan,”Oh my Gosh…”

Sayap putih besar membentang dari tubuhnya, sayap itu tampak nyata dan bercahaya. Tapi, terlihat sangat menyedihkan.

 

“Aku adalah malaikat…”ujarnya,”Tuhan mengirimku kemari karena aku melakukan kesalahan…aku memiliki misi di sini. Yaitu, mempelajari manusia. Jika aku berhasil, Dia akan mengembalikan sayapku yang sebenarnya.”

 

“Dan jika kau….gagal?”

 

“Aku akan menjadi….fallen angel. Selamanya”ia tertunduk,”aku harap…kau bisa membantuku…”

 

Aku masih menatapnya dengan kagum.

 

“Boleh aku tahu namamu?”

 

“Kami…para malaikat tidak memiliki nama yang spesifik. Tapi, jika kau mau…kau bisa memanggilku…Kwon Yul.”

 

Aku tersenyum.

 

“Senang mengenalmu. Aku…Jessica Jung

 

TBC

 

STAY AWESOME, SONEs!

© KZSNE 2013

35 thoughts on “[TWOSHOT] Everything Is LOVE

  1. hahahah sica aja pertama kali bertemu udah terpesona? hahhaha
    hmm,,, yul pabo,, apa yang dia perbuat? pasti salah satu kejahilannya lagi kan?
    aigoo,,,,,,, lama amat kam hiatus hei noona? hihihih
    fallen angel? i like it,, maybe hahahhah

  2. Yyyyyeeeee….si author apdet ff baru…
    Yul jd malaikat nich….
    Cma sica yg bz liat yul…
    Kira2 gmne tr m yulsic, lanjut thor…

  3. aih kyk’a part 2 bakal bkin diabetes nih
    err yul jd malaikat huaaah
    ciee sica suka sma yul nih wkwkwk
    dtggu part ke 2 thor

  4. jiahahaha
    kirain yul udh mninggal gt. taunya malaikat. tp emg ad y mlaikat wkn kulitny item *ehhh hehehehe
    lanjut thor, suka critanya🙂

  5. mau jadi apapun yul pesonanya akan sllu membuat seorang ice princess jatuh hatiii,,ya yul lu pake pelet apa????plaaaakkkkk

  6. waduh kesalahannya apa ya? kok ampe ditugaskan ke bumi… cie Jessica langsung angkut ke rumah aja haha padahal baru kenal…

    semangat thor ditunggu next chapter

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s