[1/?] CHOSEN—THE POWER

[1/?] CHOSEN—THE POWER

 

CAST : SNSD [YULSIC, TAENY(MAIN) ; SOOSUN, YOONHYUN, HYOYEON(SUB)], KARA [NICOLE]

 

GENDERBENDER

 

******

Japan, 3.50 PM

27/12/2013

 

Yul’s POV

 

“Bagaimana? Sudah menemukan sesuatu?”tanyaku pada beberapa arkeolog lainnya. Saat ini kami sedang meneliti ‘kota yang hilang’ yang kami temukan di Jepang, tepatnya di kaki gunung Fuji. Dan akulah yang memimpin percarian kali ini.

 

“Belum, haahh ini melelahkan sekali, hyung…”ujar salah satu rekanku. Im Yoona. Dia adalah arkeolog junior. Dan juga adik kelasku di SMA dulu. Aku tidak menyangka dia akan menjadi arkeolog. Karena dia dulu bercita-cita menjadi artis atau model.

 

“Kkk, teruslah mencari, Yoong”jawabku.

 

“Oi, Yul! Lihatlah apa yang kutemukan!”teriak rekanku yang lainnya. Dia adalah Kim Taeyeon. Dork, pervert, cute, dan sedikit pendek. Itulah dia. Aku berpikir, dia lebih cocok menjadi penyanyi, selain wajahnya mendukung, suaranya sangat indah.

 

Dan aku? Aku Kwon Yul. Aku hanya seorang yang biasa-biasa saja tidak seperti mereka yang memiliki bakat dibalik kesibukan sebagai arkeolog. Aku hanya seorang arkeolog.

 

“Baiklah! Hey, Yoong aku ke sana dulu”

 

“Hah? Oh, baiklah, hyung. Hati-hati”

 

Hahaha, wajahnya lucu sekali sepertinya ia sudah kelelahan. Untung saja banyak arkeolog lain yang menolong kami.

 

“Apa yang kau temukan, Taeng?”

 

“LIhat, sebuah sungai.”tunjuknya.

 

“Whoa, aku tidak tahu ada sebuah sungai di sini…”

 

“Ayo, kita lihat lebih dekat Yul”

 

“Bagaimana dengan, Yoong?”

 

Taeyeon melihat kea rah Yoona yang sedang terduduk lemas sambil meminum sebotol air.

 

“Biarkan saja dia istirahat sejenak, kau tidak lihat wajahnya sudah sangat kelelahan?”ujar Taeyeon sembari menatapku.

 

Aku menyetujui perkataannya.

 

“Ayo, lihat lebih dekat.”

 

Aku memegang Taeyeon yang sedang mencoba mengambil air sungai untuk diteliti.

 

“Yul, bisa lebih dekat lagi? Kau ini, tanganku pendek jarakmu jauh sekali”

 

“Kkk, sorry”

Aku melangkah sedikit maju.

 

“Nah, dapat!”ujar Taeyeon.

 

Tapi sayang…

 

Kami terpeleset karena tepi sungai yang terlalu licin. Setelah itu aku tidak mengingat apapun. Hanya sebuah cahaya berwarna biru yang kuingat dan terakhir kulihat.

 

Seoul

29/12/2013

 

“Dia sadar?! Dr. Choi! Pasien Kwon sudah siuman!”

 

Suara langkah kaki memenuhi telingaku. Dan sebagian hanya suara orang berbicara.

 

“Selamat datang kembali ,Yul. Hahh kalian berdua ini benar-benar.”ujar seseorang dengan pakaian dokternya. Ah, aku di rumah sakit.

 

Aku melihat ke arah kiriku. Taeyeon tengah duduk di ranjang pasien, melihatku,dan dengan kondisi hampir sama sepertiku, hanya saja sepertinya dia sudah sadar lebih dulu. Hmm, kapan dia mengecat rambutnya menjadi kemerahan seperti itu? Tak apalah, cocok untuknya.

 

Aku kembali focus pada dokter yang sedang berbicara terus menerus sampai aku menyadari, “Soo?!”

 

“Hey, kau baru sadar ini aku?”Sooyoung menggelengkan kepalanya. Choi Sooyoung, sahabatku dan Taeyeon saat SMA. Dia tukang makan dan sangat berobsesi menjadi dokter. Ternyata dia berhasil.

 

“Hey, Taengoo! Bagaimana keadaanmu?”ini Sooyoung beralih pada Taeyeon yang sedari tadi diam. Aneh, biasa anak itu berisik.

 

“A-aku, entahlah aku mendengar banyak suara”

 

“Bicara apa kau Taeng? Tidak ada orang lain di sini. Sepertinya kau butuh lebih banyak istirahat.”

 

Aku sedang mencoba mengingat sesuatu, tapi hasilnya nihil.

 

“Oh, Yul. Tadi Jessica kemari. Kau tahu? Dia tidak bisa berhenti menangis. Untung saja ada Sunny, Yoong dan Seohyun yang menenangkannya.”

 

Jessica, nama yang sangat ingin kudengar.

 

“Tunggu dulu. Sunny? Lee Sunny? Kau masih bersamanya?”

 

Sooyoung tidak menjawab. Hanya tersenyum dan memamerkan jarinya,”kami sudah bertunangan haha”

 

“Whoa! Selamat!”aku menyalami Sooyoung.

 

Aku melihat ke arah Taeyeon, dia hanya melempar senyum. Ada apa dengannya?

 

“Nah, Soo. Dimana Jessica?”

 

“Mungkin dia makan bersama yang lain. Ah, aku juga lapar. Jessica belum makan sejak dia mendengar berita kau tenggelam.”

 

“Anak itu, aku akan menjitaknya nanti.”

 

“Mungkin dia yang akan memukulmu sekeras mungkin, Yul haha. Baiklah, aku tinggal dulu. Kalian berdua, beristirahatlah”

 

“Baik, terima kasih, Soo”

 

Aku melihat Sooyoung keluar. Dan sekarang saatnya aku menyelidiki Kim aneh ini.

 

“Hey, Taeng. Kau kenapa diam saja?”aku melemparinya dengar kertas memo yang sudah kuremukan. Ia tetap tidak bergeming. Ia memandangi tangannya. Ada apa sebenarnya?

 

“Ada apa dengan tanganmu?”aku melihat ke arah tangannya yang baik-baik saja.

 

“Yul…”

 

“Huh?”

 

“Apa kau mendapat hal yang sama sepertiku?”

 

“Maksudmu?”

 

“Entahlah, saat aku bangun aku mendapati rambutku menjadi kemerahan dan sepertinya aku bisa mendengar pikiran orang lain”

“Huh? Apa? Kau konyol Taeng hahaha”

 

“Tidak, Yul aku serius. Dan yang lebih parah lagi…ini”

 

Taeyeon menutup tangannya lalu membukanya lagi, dan ketika itu gumpalan api keluar dari tangannya.

“Whoa! Whoa! Taeng, itu- itu gila!”

 

“Aku tahu, hahh bagaimana ini?”

 

Apa sebaiknya kuceritakan pada yang lain?

 

“Tidak, itu ide buruk.”

 

“Apa? Aku bahkan belum mengucapkan apapun.”

 

“Sudah kubilang aku bisa mendengar pikiranmu. Aku tidak tahu cara mengendalikannya. Bagaimana ini, Yul? Ini sangat mengganggu.”

 

Taeyeon meremas rambutnya. Ia tampak sangat frustasi.

 

“Ah, Yul…rambutmu”ia melihat ke arahku dengan tatapan terkejut.

 

“A-apa?”

 

Aku segera berlari ke kamar mandi dan melihat ke kaca.

 

Rambutku, apa ini? Kenapa rambutku berubah menjadi kebiruan. Aku menyalahan keran, berniat membasuh wajahku. Tapi yang kurasakan hanya kering saat aku menempelka tanganku di wajah. Dan saat aku melihat ke atas.

 

BYURRR!

 

Aku keluar dari kamar mandi.

 

“Yul, bagaimana- eh, kenapa kau basah?”

 

“Sepertinya kita mendapat kekuatan, Taeng. Kau mengerti? Di sungai itu.”

 

“Jangan konyol. Tapi, apa mungkin?”

 

“Kita harus menyelidikinya saat keluar dari rumah sakit ini”

 

“Iya, tapi-“

 

“YUL!!!”

 

Kami dikejutkan oleh sebuah suara. Siapa lagi kalau bukan…

“Sica?”

 

“Kau ini!”

 

Sooyoung benar, ia terus memukuliku seraya menangis.

 

“Aku akan tinggalkan kalian, sepertinya Jessica sangat merindukamu, Kwonnie kkk.”Taeyeon kembali ke sifat aslinya, dia memberi wink padaku. Sepertinya ia membaca pikiran Jessica. Dengan susah payah ia turun dari ranjang pasien sambil membawa infusnya. Hahh, Taeyeon bisa membaca pikiran, bocah mesum itu. Sepertinya sedikit berbahaya haha.

 

Sementara aku, aku hanya memeluk dan mengelus punggung Jessica.

 

“Yul, jangan pergi lagi, aku tidak mau kau meninggalkanku”

 

“Tidak akan, Sica baby”aku mengecup bibir pinknya, membuatnya tersenyum adalah prioritas utamaku.

 

“Maafkan aku”ujarku seraya menghapus air matanya.

 

Taeyeon’s POV

 

Butt butt butt, Wow, lihat bokong perawat-perawat ini. Sangat menyegarkan kkk. Aku ingin tahu apa yang mereka pikirkan.

 

Aku memejamkan mataku dan mulai focus pada pikiran mereka satu persatu.

 

“Malam ini apa yang akau kumasakan untuk suamiku?”

 

Oh, sudah bersuami.

 

“Ahh, aku sudah tidak sabar merasakan dokter itu. Dia sangat sexy”

 

Ugh. Nakal juga haha.

 

“Aku benci mereka semua”

 

Kalau begitu, kenapa menjadi perawat?

 

“Aku ingin bunuh diri saja, aku sudah tidak tahan lagi”

 

Eh, apa?!

 

Aku tersentak mendengar yang satu itu. Aku langsung mengikuti asal pikiran itu. Sepertinya bukan berasal dari para perawat ini?

 

Dari atap?

 

Aku langsung berlari ke atas atap rumah sakit. Dan saat itulah aku melihat orang itu.

 

“Aku akan mengakhiri semuanya”

 

Dengan cepat aku menariknya dan memeluknya.

 

Cubit aku, aku pasti bermimpi. Bidadari seperti dia, kenapa ingin mengakhiri semuanya?

 

Aku tersadar dari lamunanku saat ia mendorongku.

 

“Kau menggagalkan rencanaku!”tanpa berkata apa-apa lagi, dia pergi meninggalkanku.

 

“Terima kasih kembali!”teriakku.

 

Aku menyadari sesuatu, lebih baik aku mengikutinya. Siapa tahu dia nekad mencari cara lain untuk bunuh diri.

 

Aku mengikutinya. Sepertinya ia sadar sedang diikuti, sesekali ia menoleh ke belakang. Ke arahku, tapi aku tak bersembunyi sama sekali.

 

“Pria ini gila?”

 

A-apa? Aku sudah berusaha menyelamatkannya.

 

“Mau apa kau?!”ia berbalik dan menatapku tajam.

 

Aku mendekat ke arahnya,”hanya ingin memastikan kalau nona yang manis ini tidak mencoba untuk bunuh diri lagi”

 

Kudekatkan wajahku ke arahnya.

 

“Dasar gila!”

 

Dia mendorong wajahku dan masuk ke ruangannya.

 

309? Dia pasien kamar ini?

 

“Ehm, permisi? Apa kau tahu, pasien kamar ini?”tanyaku pada salah satu perawat yang lewat.

 

“Dia Stephanie Hwang Miyoung. Dia korban tabrak lari 5 hari yang lalu. Dia seharusnya sudah keluar kemarin. Tapi, karena tidak ada yang melunasi perawatannya, ia ditahan di sini. Dan juga taka da satupun yang mengunjunginya.”

 

Aku mengangguk mengerti.

 

“Pria itu sangat imut, untuk apa menanyakan tentang pasien 309? Aku lebih bisa memuaskanmu.”

 

“Terima kasih, tapi aku tidak tertarik.”aku menjawab pikiran perawat itu. Ia langsung meninggalkanku karena malu.

 

“Stephanie Hwang Miyoung”

 

Menyebut namanya saja sudah membuatku tersenyum. Aku jadi semakin tertarik padanya.

 

3 hari kemudian…

 

“Hey, Taeng pastikan tidak ada yang tertinggal.”ujar Yul. Ia membantuku membereskan barang-barangku. Tiba-tiba aku teringat sesuatu.

 

“Mau kemana?”

 

“Yul, kau pergilah dulu ke depan. Aku akan menyusul.”aku berlari keluar kamar.

 

305…

 

306…

307…

 

308…

 

Nah ini dia, 309.

 

Aku mengetuk pintunya. Tapi karena tak kunjung mendapat jawaban aku membuka pintunya dan mengintip ke dalam.

 

DRRTTT..

 

“Halo?”

 

“Taeng? Kau dimana? Sepertinya aku harus pergi sekarang. Jessica mengajakku jalan-jalan”

 

“Pergilah, Yul. Aku akan naik taxi saja. Have fun!”

 

Setelah menutup telepon dari Yul, aku masuk ke dalam kamar itu. Hmm, dia sedang tidur rupanya.

 

Aku keluar dari kamarnya, untuk melunasi biaya perawatannya dan mengurus semuanya. Lalu aku kembali, ia masih tertidur. Wajahnya sangat damai dan cantik. Apa yang membuatnya berpikir untuk bunuh diri?

 

“Erghh..”

 

Oops, sepertinya ia terbangun. Dengan cepat aku langsung duduk di sofa dan memejamkan mata.

 

“Dia itu kan…”

 

Sepertinya dia mengingatku.

Aku mendengar langkah kakinya yang semakin mendekat ke arahku.

 

“Dia…imut juga saat tertidur”

 

“Terima kasih atas pujiannya”ujarku dengan mata terpejam. Lalu perlahan kubuka mataku dan melihat ekspresi kagetnya.

 

“B-Bagaimana kau?”

 

“Hari ini kau sudah diijinkan pulang, Ms.Hwang.”ujarku tanpa menjawab pertanyaannya.

 

“A-apa? Bagaimana bisa? Kau…”

 

“Tidak perlu berterima kasih, sekarang kau harus berkemas, Ms.Hwang”

 

“Darimana kau tahu nama keluargaku?”

 

“Itu tidak penting. Ayo, berkemas.”

 

Ia menurutiku tapi masih dengan tatapan bingung. Aku tidak bisa mendengar jelas pikirannya, terlalu banyak pertanyaan. Sepertinya ia sangat bingung. Aku mengirimkan pesan kepada kepala pelayan di rumahku untuk mengirimkan mobil kemari.

 

Tak lama kemudian, mobilku sampai.

 

“Naiklah…”ujarku. Ia tetap menurut. Dan tentu saja aku mendengar pertanyaan di pikirannya. Banyak sekali pertanyaan.

 

“Aku tahu kau punya banyak pertanyaan di dalam otakmu. Tapi bisakah kau berhenti berpikir? Itu sangat mengganggu. Dan sekarang, kemana aku harus mengantarmu?”

 

Dia mengerutkan alisnya. Tapu setelah itu ekspresinya berubah panic.

 

“Bagaimana ini? Aku tidak punya rumah”

 

“Mr.Lee, kita langsung ke rumah”ujarku pada sopirku.

 

Ia menatapku dengan heran.

 

“Jangan bilang kalau kau………….”

 

TBC

 

STAY AWESOME, SONEs!!! ME LOVE YOU, GUYS!

 

© KZSNE 2013

50 thoughts on “[1/?] CHOSEN—THE POWER

  1. hahaha this one! seruuu ceritanya, taeyeon tetep deh mesum banget wakaka yuri punya kekuatan apa yaaa, ditunggu ceritanyaa

  2. wowww kereenn .. yultae punya kekuatan misterius tapi sayang yoong tdak ada😦 .. kan bakalan seru kalau ketiga namja tampan tapi dork ini punya kekuatan misterius .. pasti lucu kkkk

    okk ditunggu kelanjutanny

  3. annyeong ….

    WoW ,,, ini keren keren Thor …. menarik …kkkee
    YulTae pnya kekuatan ..,,,
    YulSic slalu the best lah .. moment nya kurang ..*Plak
    Taae bkin ktawa lah
    .. seru thor keren d tnghu next chap nyah…..
    SEMANGAAAAAAAT

  4. kimkwon punya kekuatan yg WOW!!
    klo si byun tae bisa membaca kekuatan ama bisa mengendalikan api
    tp klo kkab yul bisa dgn air,, masak cuma itu?
    ini cash utama siapa?
    taeny? apa yulsic? aku harap yulsic hehehehh
    oh ya ff DESTINY,, MY SEXY SWIMMING TEACHER, di tunggu kelanjutannya heheheh

  5. waah taeng sama yul dapat kekuatan. tp bahaya nih kalo si byuntae bisa membaca pikiran orglain, tuh bocah pervert bgt. hahhaha.

    asssik ya caranya si taeng ngajak si phany.^^

  6. Hhhuuwwaaa bagus bagus suka nih ma ceritanya..
    Tapi tae ma yul dpt kekuatan itu buat apa? Apa nantinya bakal ada bencana atau bahaya?
    Suka sama kekuatan tae.. Kesaannya gimanaaaaaa gitu..hahahaha
    Next chapt di tunggu ya thor..

  7. Yul dan tae punya kekuatan .
    tae bisa baca pikiran orang .
    Eh iya kekuatan tae mirip kaya film nya what women want yang andy lau kesamber petir bisa baca pemikiran orang .

  8. wowwwww
    air dan api yahhhhh
    kerennn ini taeng n yul dpt kekuatan akibat tenggelam.

    eeaaaaa, pdkt taeng. modusss bgt taeng mahhhh sma panny😀

  9. Wow.. Keren… Tu taeng am yul pny kkuatan.. Tapi kyk ny si yul gk bsa ngndali’n ny… Ampe bsah kesiram.. Gk k byang dah kalo tae gk bsa ngndali’n api ny kyk yul.. Gosong lah dy.. Ppany polos bngt.. Diajk’n kemna aj mw.. Pdhal blom knal am taeng… Ntar diculi si taeng gmna??

  10. Wahh keren si tae bisa baca pikiran orang,andai w punya kekuatan kyak gitu#ngarep
    Yulsic udah jdian aja,tae lagi pdkt kwkkwk

  11. Aiggoo.,, TaeRi mendpt kekuatan😯
    wah Youngie sdh bertunangan dgn Sunny chukae🙂
    psangan SooSun mendahului psangan lainny😀
    ommo Taeng dan Fany bertemu wow.,, akan mreka menjalin hubungan??🙂
    Yul kyakny lucu klau rambutny wrna biru.,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s