From ONE Way, To ANOTHER 6

From ONE Way, To ANOTHER 6

 

Cast : YulSic, TaeNy

 

GENDER-BENDER

 

***

 

Yul’s POV

 

“….tunangan-“

 

“Hey! Joseph Liu!”

 

Seorang gadis yang berambut hitam dan cukup tinggi menghampiri kami dan memukuli pria bernama Joseph itu. Jessica yang melihatnya hanya tersenyum kecil.

 

“Aduh! Aw! Aw! Krystal! Sakit”

 

“Dia tunangan adikku hehe”lanjut Sooyeon.

 

“Aku kira dia-“

 

“Bukan aku masih single hehe”Sooyeon menjawab dengan cepat.

 

“Jessica noona tolong aku!”teriak Joseph.

 

“Krystal, cukup. Kasihan dia haha”

 

“Tapi unnie, dia keterlaluan sekali. Joseph! Kau bodoh! Bodoh!”

 

“Tapi apa kalian tidak malu di depan teman unnie?”ujar Sooyeon dengan tatapan mengerikan, seketika aura di sekitarku menjadi dingin.

 

“M-maaf unnie” “Maaf noona”

 

“Kenalkan ini Kwon Yuri hehe”

 

“Oh Kwon Yuri yang i- emmph!”

 

Sooyeon menutup mulut adiknya dan tersenyum ke arahku. Kenapa dia?

 

“Halo”sapaku seraya tersenyum.

 

“Wah, hyung kau sangat keren! Kkk”puji Joseph.

 

Tentu saja, aku harus keren di hadapan Sooyeon kkk. Setelah itu kami banyak mengobrol dan bercanda. Aku nyaman sekali. Aku harap waktu akan berhenti untukku.

 

Taeyeon’s POV

 

Tiffany Tiffany Tiffany.

 

Hehe, hari ini dia mengajakku pergi menonton film di bioskop. Aku tak tahu apa yang akan kita tonton. Aku terima saja asal bersamanya.

 

“Tiff”aku menyentuh pipinya dengan telunjukku.

 

“Tae-tae!”dia tersenyum saat melihatku.

 

“Sudah lama?”

 

“Tidak, baru saja hehe”

 

“Kau mau nonton apa?”

 

“Tidak tahu, aku menunggumu untuk memilih hehe”

 

“Baiklah.”aku menggenggam tangannya dan membeli ticket.

 

“Insidious 2. Mau ya?”

 

“T-tapi Tae…”

 

“Tidak usah takut, kana da aku kkk”

 

Setelah mendapat ticketnya kami membeli popcorn dan minuman dulu lalu masuk ke dalam studio. Aku dan Tiffany memilih tempat di tengah dan di ujung.

 

Saat film di mulai, Tiffany biasa-biasa saja. Tapi saat memasuki pertengahan, ia mulai mencengkram erat tanganku dan menyembunyikan wajahnya di bahuku.

 

“Tae-tae, aku takut.”bisiknya.

 

Aku menggenggam tangannya lebih erat,”jangan takut, ada aku di sampingmu”

 

Apa yang baru saja kukatakan. Tuhan, sepertinya kau benar. Aku menyukainya. Aku ingin terus melihat gadis ini tersenyum dan melindunginya.

 

“T-tae..”suaranya bergetar.

 

Aku melihat ke arahnya, sehingga kami bertemu pandang. Jarak kami sangat dekat sampai-sampai bisa merasakan nafas masing-masih. Jantungku berdegup sangat kencang. Aku tidak tahu apa yang terjadi. Semua di luar kendaliku. Dan saat aku tersadar, bibirku sudah menempel di atas bibirnya.

 

Manis.

 

Itu yang aku rasakan.

 

Aku melepas bibir itu dengan ragu. Jujur, aku tak ingin melepasnya. Aku ingin terus merasakan bibirnya.

 

“M-maaf…”ujarku. Tiffany menunduk dan kami melanjutkan menonton, tak satupun dari kami bersuara. Aku bodoh sekali. Suasanaya jadi sangat canggung.

 

Saat film selesai pun kami berjalan tanpa suara. Aku tidak bisa seperti ini. Aku memberanikan diriku untuk menggandeng tangannya. Ia terkejut dengan perlakuanku.

 

“Maafkan aku…”ujarku.

 

“I-iya, tidak apa-apa hehe”ia tersenyum lagi. Aku sangat senang.

 

Akhirnya, suasana kembali normal kami sudah mulai tertawa dan bercanda lagi. Aku mengajaknya ke Lotte World. Kami mencoba banyak sekali permainan. Dan sekarang kami sedang berada di dalam bianglala.

 

“Tiff, tentang yang tadi-“

 

“Kan sudah aku bilang tidak apa-apa Tae hehe”

 

“Bukan, bagaimana kalau kita mencobanya lagi?”

 

Kim Taeyeon, kau bodoh.

 

“A-apa?”

 

“Tidak, lupakan saja hehe”

 

Hening, lagi.

 

“Tiffany.”

 

Ia melihat ke arahku.

 

“A-aku rasa aku menyukaimu. Ah, tidak. Aku mencintaimu.”

 

“Tae, kau-“

 

“Aku tahu ini gila Tiff…Tapi, apa kau merasakan hal yang sama denganku?”aku menggenggam tangannya. Maafkan aku Yuri.

Tiffany hanya menunduk. Aku sangat menunggu jawabannya.

 

“A-aku…”

 

“Ya?”

 

“Aku juga merasakan hal yang sama.”ia menatapku.

 

“Benarkah?”

 

Ia mengangguk cepat.

 

“Wooohoooo!”aku berteriak senang.

 

“Jadi sekarang kita…”

 

Ia mengangguk lagi. Aku memeluknya. Lalu menatapnya.

 

“Lagi?”tanyaku.

 

“Iya hehe”

 

Aku mendekatkan wajahku pelan lalu menempelkan bibirku ke bibirnya. Kami berciuman cukup lama.

 

Tapi, bagaimana dengan Yuri?

 

TBC

 

STAY AWESOME, SONEs!

© KZSNE 2013

14 thoughts on “From ONE Way, To ANOTHER 6

  1. siip bkan tunangan sica,,,kkee
    yaah Taeng dluan yng jadian ..kkkeee
    nunggu YulSic bgimna,,,
    dan TaeRi kek gmna …kkkee
    dtunggu aja,,,,

  2. tinggal yuri nih yg belum nembak sica……..
    akhirnya kembali lagi ke pasngan masing2……aneh bcanya liat taeri pacran

  3. Hoho TaeNy ternyata yang udah pertama kali ‘jadian’. Tinggal YulSic nya. Tapi, apakah akan berdampak besar terhadap hubungan TaeRi?o_o

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s