Destiny 3

Destiny 3

KZS89 © 2013

Cast : SNSD,etc

Genre : Gender-Bender, Fantasy, Romance.

POV : Kwon Yul(Arcas)

****

Jessica?

Dia sangat cantik, wajahnya begitu imut.

Semenjak malam itu aku tak bisa berhenti memikirkannya.

“Hey, Yul!”

“HYAAA!”

“Aduh, tidak perlu kaget begitu. Kau ini, seperti tak pernah melihatku saja.”

Nah, pria tinggi tukang makan ini namanya Sooyoung. Dia tidak berdarah campuran dewa, melainkan seorang penyihir.

Yeah, tapi kau tak perlukan muncul tiba-tiba di depanku seperti tadi. Jantungku hampir lepas”ujarku seraya mengelus-elus dadaku.

Well, I couldn’t resist hehe

 

Umumnya hampir semua penyihir diberi anugerah untuk membaca pikiran kaum yang bukan penyihir. Dan Syoo adalah salah satu dari mereka.

“Kulihat kau senyum-senyum sendiri sejak tadi. Ada apa?”ia bertanya seraya memakan roti yang terletak di atas mejaku sedari tadi.

“Haish, kau ini..”

Ia terkekeh.

Arcas is in love~”godanya.

“Hey, berhentilah menggodaku. Aku sedang tidak jatuh cinta.”

“Dengar, hilangkan sifat menyendirimu itu. Wanita manapun akan menganggapmu aneh kalau begitu”ujarnya lalu menghilang dan membawa semua rotiku.

“Choi Soo- ah, sudahlah”

Aku berbaring di kasurku.

Melihat sekeliling.

Dapat kulihat logo ‘lightning’ dimana-mana yang menandakan kalau aku ini putra dari Zeus. Well, lebih tepat kalau aku sebut ‘putra-angkat-Zeus’.

 

—–

Aku, bersama 2 sahabatku—Yoong dan Syoo— berjalan menuju tempat yang biasa kami gunakan untuk makan malam. Bisa dilihat mereka sangat bersemangat saat mendengar kata ‘makan’. Dasar, tukang makan.

Semuanya baik-baik saja sampai akhirnya aku melihat orang-orang berlarian.

“Hey, Arcas! Ayahmu menyerang perkemahan!”celetuk salah satu orang-orang yang berlarian itu.

Zeus?”ujar Syoo dan Yoong bersamaan.

Aku menggelengkan kepalaku,”Hades

Kami langsung berlari mengikuti orang-orang tadi.

Saat sampai, aku melihat Hades—bentuknya lebih mirip monster api raksasa—menyerang perkemahan dengan cara menembakan api. Dan, tembakannya sempat membakar pohon-pohon di perkemahan.

“Bawakan aku putri Poseidon itu! Amphitrite! Dimana kau!!?”

Putri..Poseidon? Jessica?

Aku langsung mengambil langkah ke depan. Menghadap langsung monster yang seharusnya kupanggil “ayah”.

“Y-Yul!”

Aku menghiraukan teriakan Syoo dan Yoong.

“Apa maumu?!”

Hello there, anakku. Lama tak bertemu, kau semakin tampan”ujarnya seraya menyeringai.

“Pergi dari sini sebelum aku mengoyak tubuhmu.”

Whoa, whoa. Apa perkemahan ini mengajarkanmu menjadi anak yang durhaka pada orang tua? Well, aku akan pergi. Tapi, jangan sekali-sekali kau coba lagi menghalangiku!”

Seketika api itu padam.

“Yul!”

Aku menoleh ke arah 2 orang itu.

“Kau tidak apa-apa?”

“Kau bisa lihat, Syoo. Dia sama sekali tak bisa menyentuhku.”aku tersenyum.

“Tentu saja! Kau dilindungin oleh ayahmu. Zeus”ujar Yoong. Bocah ini yakin sekali kalau ayahku yang sebenarnya adalah Zeus.

“Iya, Yoong, iyaa”aku terkekeh.

Aku baru menyadari semua mata tertuju padaku, termasuk Jessica. Tapi mereka dibubarkan oleh pemimpin perkemahan ini. Professor Joan Buckleydia seorang penyihir—

Aku sangat mengaguminya, wanita tua ini sangat bijaksana dalam memimpin.

Tapi, kalau kau melihat seekor burung hantu yang berukuran tak wajar sedang mengamatimu. Jangan takut, itu adalah Professor Buckley. Dia mengawasi setiap anak di perkemahan ini. Setiap malam.

Attention! Besok kita akan mengadakan test dalam menghadapi perang. So, prepare yourselves! And now, enjoy your foods”

 

 Semua orang tetap berbisik-bisik dan melihat aneh ke arahku. Well, aku tidak peduli. Setidaknya aku sudah berusaha tidak memperdulikan mereka.

Terkadang aku sendiri betanya, siapa aku sebenarnya? Kenapa hidupku begitu rumit? Aku besar di panti asuhan dan ketika aku bangun dari tidurku aku terbangun di perkemahan ini. Semuanya terasa seperti mimpi, tapi begitu nyata.

“YUL!”

“Eh?!”

Aku begitu terkejut. Suara Yoong membangunkanku dari lamunanku. Ia dan Syoo melihatku dengan tatapan khawatir.

“Kau sering melamun akhir-akhir ini. Ada masalah?”tanya Syoo.

“Jangan pura-pura, aku tau kau bisa membaca pikiranku.”sergahku.

Well, kau terkecuali. Pikiranmu rumit, susah dimengerti.”ujarnya enteng seraya memutar-mutar belati yang entah kapan ada di tangannya.

Aku tersenyum pahit, lalu merenggangkan otot-ototku.

“Oi! Taeng!”sapa Syoo pada namja yang tak begitu aku sukai itu. Ia selalu sok dewasa mencampuri urusan hidupku. Dan aku tak begitu menyukai hal itu. Mungkin karena ia adalah anak kebanggaan di perkemahan ini.

Aku hanya melihatnya sekilas,”…Eros”sapaku.

Ia tersenyum lalu menjawabku,’panggil aku ‘Taeng’…Arcas.”

Aku menoleh ke arahnya, hanya kali ini lebih lama. Lalu memalingkan wajahku lagi.

“Hey, Taeng. Lawanlah Yul!”

Aku melihat Yoong menyodorkan 2 buah pedang ke arah kami berdua. Taeng mengambil pedang itu lalu tersenyum ke arahku. Aku juga mengambil pedang dan melihat ke arahnya. Kami bersiap-siap.

“Siap?”

Inilah saatnya menguji kekuatanku.

“Mulai!”

Saat Syoo memberi aba-aba aku langsung maju.

Setiap serangan yang kuberikan ditangkis dengan mudah olehnya. Aneh sekali, padahal ia tak begitu tinggi tapi ia lincah sekali.

Tapi, aku tak akan menyerah. Aku terus menyerang dan menyerang. Beberapa orang mengerubuni kami dan berbisik.

“Lihat Arcas sedang melawan Eros. Ya kau pasti tau kalau eros selalu menang.”

Cukup!

Aku tak tahan lagi. Aku tidak lemah.

Aku meningkatkan kecepatanku dan pedangku menghantam pedangnya sangat kuat. Dan ia terjatuh.

Aku yakin ia cukup kuat menahannya tadi. Ia sengaja mengalah. Tapi, untuk apa? Aku melihatnya yang tersungkur.

Ini saatnya…

Aku mengangkat pedangku setinggi mungkin dan…

BLASS!!!

“Ya Tuhan!”semua berseru kaget.

TBC

7 thoughts on “Destiny 3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s