Destiny—The Beginning

Destiny

KZS89 © 2013

Cast : SNSD,etc

Genre : Gender-Bender, Fantasy, Romance.

POV : JESSICA JUNG

*****

Hi, aku Jessica Jung…

 

 

Aku hanya anak perempuan biasa berumur 18 tahun…

 

 

Tadinya…

 

 

Sebelum aku mengalami semua ini…

 

 

Semua hal aneh ini….

 

 

Hal aneh yang mengubah cara pandang hidupku…

 

 

*****

BUG!

Aku mengusap kepalaku yang terasa sakit setelah benda bulat dari karet yang cukup keras itu menghantam kepalaku.

“Ms.Jung! Kau melamun lagi” yang ujar Mr. Nicholas Hawtrey—guru olahragaku—dengan accent Britishnya sangat kental.

“Sorry, Sir”ujarku seraya menunduk.

Yeah, tidak apa-apa. Gantilah pakaianmu bersama yang lain!”ujarnya dengan sedikit membentak lalu menunjuk segerombolan gadis yang berbondong-bondong berjalan ke ruang ganti.

Aku segera menyusul mereka ke ruang ganti.

Yeah, di sinilah aku. London.

 

Aku adalah gadis biasa yang di seret paksa—mungkin itu bahasa yang pas— oleh orang tuaku yang sangat jelas mengetahui bahwa aku sudah betah di Amerika. Dan mreka memasukanku ke sekolah khusus perempuan yang dikepalai oleh Mr.Gibson—si buncit yang mungkin sebentar lagi akan melontarkan kancing-kancing kemejanya

“Jessie~”

 

Suara itu, suara yang aku kenal.

“Tiff! Akhirnya kau datang juga! Kau tau aku hamper mati di sini”

Dia adalah sahabatku, Stephanie Hwang.

 

Setidaknya aku punya teman di sini. Dia sama sepertiku, gadis keturunan Korea-Amerika. Perbedaannya adalah ia tidak di’seret’ paksa untuk pindah ke London oleh orang tuanya.

Well, kau tidak akan mati karena aku akan selalu melindungimu”

Itulah yang selalu ia katakan. Dan benar adanya, ia benar-benar menjagaku dan aku merasa aman di dekatnya.

“Kau akan kemana setelah ini?”tanyaku.

“Hmm, seperti biasa. Aku akan mengunjungi Mrs.Buckley untuk bermain music dan menemaninya. Lihat! Aku sudah membawa kue untuknya.”

Itulah kebiasaannya. Bermain music. Tak jarang ia memaksaku menyanyi, ia bilang suaraku seperti dewi. Ada-ada saja caranya untuk memberiku kepercayaan diri.

Tak lama, sampailah kami di kediaman Mrs.Buckley—atau harus kusebut theater tua— yang terletak tak jauh dari sekolah kami.

“Lihat siapa yang datang~!”ia menyambut ramah kami dan mengecup pipi kami satu persatu.

“Bibi, kami bawakan kue untukmu! Lihat!”

Tiffany melompat-lompat kecil seraya menyerahkan kotak berisi kue yang ia bawa pada Mrs.Buckley.

“Jessie~ kau ingin bernyanyi?”tanya Tiffany yang entah kapan sudah duduk di kursi piano.

Aku menggeleng pelan. Ia mengerucutkan bibirnya. Lalu memainkan sebuah lagu classic yang aku tak tahu apa judulnya.

Mrs.Buckley mengajakku untuk duduk di kursi penonton.

Aku baru menyadari, Tiffany terlihat sangat anggun dan cantik saat bermain piano. Tidak hanya piano. Alat music apapun yang ia mainkan akan terdengar merdu dan ia terlihat sangat anggun. Tiffany menguasai semua alat music.

“Kau merasakannya, Jessie?”

Pardon?”ujarku seraya menoleh pada Mr.Buckley.

Ia tersenyum kecil lalu berkata,”kau merasa Tiffany sangat anggun saat memainkan alat music bukan?”

Aku mengangguk.

“Bibi, terkadang aku iri padanya. Kenapa ia begitu sempurna.”

“Hey, semua orang punya bakat masing-masing,Jessie. Kau pandai bernyanyi. Dan kudengar kau sangat handal dalam berenang”

Aku tersenyum seraya mengangguk pelan.

Benar juga, berenang. Satu-satunya olahraga yang aku sukai. Aku menyukainya karena aku merasa sangat aman dan nyaman berada di air.

Tak terasa sudah hampir 3 jam aku dan Tiffany berada di theater tua Mrs.Buckley. Aku dan Tiffany segera berpamitan dan pulang.

Aku sampai di rumah dan pemandangan pertama yang aku lihat adalah ayah tiriku sedang memukuli ibuku.

Dengan cepat aku segera membawa ibuku naik ke kamarku. Aku merasakan tatapan amarah dari ayah tiriku itu.

Mom! Aku sangat heran kenapa kau betah tinggal dengannya!”

Aku duduk di sebelah ibuku.

Jessie ketahuilah, ia telah menyelamatkan kita dari cara yang tak kau pahami…”

“Tapi, Mom………”

“Ssstt~ Suatu saat kau pasi sadar”

Ia mengelus rambutku. Melihat wajahnya yang lebam, air mataku perlahan jatuh. Aku merasakan pelukan hangat dari ibuku.

Ia selalu berkata bahwa ayah tiriku telah menyelamatkan kami dari cara yang tidak kumengerti. Tapi, apa itu?

TBCJ

Sebuah fanfict yang terinspirasi dari cerita “Percy Jackson” dengan sedikit modifikasi.

 

Thanks to :

 

-Rick Riordan. For making an amazing story like “Percy Jackson”

-Readers

23 thoughts on “Destiny—The Beginning

  1. Wah.. FFx terinspirasi dari Film Percy Jackson, filmx keren tu#promosi.
    Wah ditunggu ya Next chapx !

  2. Annyeong ,,,,,,,

    Akhrnya update ,,,,kkkeee
    Hmm , msih blom bgimna,,, tpi memng menarik,,,,
    D tnggu Next chapter nyaah,,,,
    SEMANGAAAAT

  3. waaww adaptasi dr percy jackson..pasti keren! d awali cerita yg memikat, pertengahan dan kesana y pasti lebih memikat..

    oia salam kenal..

  4. Aku suka bgt film Percy Jackson.. >,<

    di sini dimodifikasi yah? Kalo di film aslinya kan anaknya Poseidon itu cowo (Percy)..
    Keren.. Lanjut..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s