I’m Your Man(Forever Yours)

I’m Your Man(Forever Yours)

Cast : Yulsic,etc
Genre : Romance, Gender-Bender

Sebelumnya, author cuman mau blg..sambil baca ini FF dengerin juga lagunya Bruno Mars yang When I Was Your Man. Biar feelnya dapet. Gomawo, happy reading^^

———

Yul’s POV

Aku. Berdiri di sini, di dekatnya. Apa dia sadar akan itu? Wanita yang sangat aku cintai. Apa dia masih memiliki perasaan terhadapku? Aku bahkan bingung akan hal itu. Dari sini aku dapat melihat tawanya, caranya bicara, wajahnya yang cantik. Ia tampak sangat bahagia bersama orang itu.
Aku sangat menyesal aku tak pernah ada untuknya, aku terlalu sibuk dengan pekerjaanku sehingga tak bisa meluangkan waktu banyak dengannya. Ia selalu ingin berdansa denganku, tapi aku selalu menolaknya. Aku memang bukan tipe pria romantis. Yang membawakan bunga untuknya, menggenggam tangannya. Tapi, aku sangat mencintainya.
Seandainya waktu dapat berputar kembali aku sangat ingin memeluknya erat dan berkata ‘Jangan tinggalkan aku, tetaplah di sini. Bersamaku’
Aku merasa malu dan marah pada diriku sendiri, aku merasa bulir-bulir air mata itu mulai mengalir di pipiku. Aku tak tahan lagi. Aku, akhirnya aku meninggalkan tempat itu. Tempat di mana aku dapat melihatnya setiap hari, tempat di mana dulu kami bertemu.
Jessica Jung, bisakah kau kembali padaku?

Kulajukan mobilku ke perusahaan yang sedang aku kelola saat ini. Setiap melihat tempat itu, jujur saja aku ingin marah. Tapi aku tak bisa. Aku membuka pintu ruanganku dengan kasar lalu duduk di kursiku seraya mencengkram rambutku. Aku tak tahan lagi, air mataku mengalir sejadi-jadinya. Ingin rasanya aku berteriak memanggil namanya.

Drrrt…drrrt

Aku meraih handphone-ku yang tergeletak di atas meja kerjaku. Ternyata hanya pesan dari rekan sekaligus sahabatku, Choi Sooyoung.

“Jangan lupa pertemuan malam ini jam 19.00 dengan CEO dari perusahaan Kim. Kau tidak ingin gagal dengan project kali ini kan? Semua perusahaan diundang, jangan terlambat”

Aku memandang lama layar handphone-ku, lalu membalas pesan Sooyoung.

“Aku mengerti..”balasku.

Senua perusahaan? Berarti..Jessica juga akan ada di sana? Aku hanya berharap dia ada di sana, mewakilkan ayahnya.

Jessica’s POV

Malam ini akan ada acara yang diadakan oleh Kim Enterprise. So, itu artinya Yuri akan hadir di sana karena kata appa semua perusahaan terkenal akan hadir.

Kwon Yuri.

Aku termenung di kamarku. Menangis. Mengingat dan memikirkan pria itu. Aku masih sangat sangat mencintainya. Walaupun sikapnya dingin dan terkesan tidak peduli.
Aku mencoba mengalihkan hatiku pada seorang pria saat ini. Tapi setiap di dekatnya, yang aku pikirkan hanya si brengsek Kwon itu.
Apa yang harus aku lakukan? Aku sangat bingung. Rasanya jika mendengar namanya saja aku akan menangis.
Tanpa sadar aku tertidur.

Yul’s POV

I miss the way you laughed…

The way you acted like a little girl in front of me…

The way you called my name…

The way you rested your head on my shoulder…

The way you kissed me.

Jessica Jung…! Kenapa kau selalu bisa membuatku gila seperti ini?!

Aku meninju kaca kamar mandiku hingga tanganku berdarah. Rasanya sakit. Tapi lebih sakit lagi lubang di hatiku ini.

Lebih baik aku sekarang beristirahat, walaupun aku tahu itu tidak akan berguna.

Paginya…

Aku terbangun, aku melihat darah yang sudah mengering di punggung tanganku. Aku segera ke kamar mandi dan mencucinya lalu membalut tanganku dengan perban.

Hari ini aku tidak harus ke kantor karena hari ini hari sabtu. Hanya saja malam ini akan ada acara dari Kim Enterprise.

Aku menghirup coffee yang kubuat sendiri. Rasanya biasa saja. Aku sangat merindukan rasa kopi hambar yang setiap pagi menyambutku. Walaupun rasanya tidak enak, tapi aku tau saat itu ia membuatnya dengan hati dan aku menyukainya.

Dari pagi hingga sore ini, aku sangat yakin aku terlihat seperti orang gila. Botol-botol beer berserakan di hadapanku dengan TV yang menyala dan tak jelas acaranya.

Drrrt…drrrt…

Aku mengambil handphoneku.

Telpon dari Sooyoung.

“Yeoboseyo…”

“Yah! Kau di mana? Ada apa dengan suaramu? Acara di mulai 30 menit lagi dan aku yakin kau belum bersiap-siap dengan sebotol beer di tanganmu…!”

“Tch, kau sangat mengenalku Soo…”

“Ayolah Kwon Yuri…jangan seperti itu terus…*sigh* aku tunggu kau di pintu masuk hotel, okay..?”

“Hmm…”jawabku dengan malas. Aku tau dia mengkhawatirkanku, tapi aku benar-benar tidak bersemangat.

——–

Saat sampai di hotel yang di maksud, Sooyoung langsung menuntunku masuk ke restoran. Dan hal pertama yang kulihat adalah… Dia, Jessica Jung.
Waktu di sekitarku rasanya berhenti berputar. Ingin rasanya aku membabi buta menariknya dari laki-laki itu dan memeluknya.

“Yul…Yul…!”

Panggilan Sooyoung menyadarkanku.

“Eh?”

“Kau tidak apa-apa? Ayo, kita temui Taeyeon…”ia mengajakku menemui CEO Kim Enterprise.

Walaupun aku sedang mengobrol bersama yang lainnya aku sesekali melihat ke arah Jessica seraya menyeruput wine-ku.

Ah? Dia melihat kemari…

Ia…tersenyum padaku… Aku hanya membalasnya dengan anggukan.

Tanpa disangkan alunan music lembut diputar dan semua berdansa kecuali, aku. Aku yang melihatnya berdansa dengan orang lain, ia tampak bahagia, aku diam diantara keramaian ini. Aku duduk di kursi kosong sudut ruangan. Pandanganku terus tertuju kepadanya.

Aku melihatnya yang selesai berdansa dan…hey..mau ke mana dia?

Aku mengikutinya, dan sampai di sini? Di tempat ini? Atap hotel ini…

Ia masih suka mengamati Seoul dari ketinggian…

Aku memberanikan diriku mendekatinya, lalu memakaikan jasku padanya.
Ia tampak terkejut.

“Pakailah, nanti kau masuk angin…”ujarku tanpa menatap wajahnya.

“Gomawo…”gumamnya.

Kami terdiam, satu sama lain, dipikiran kami masing-masing.

“Kau…sedang apa di sini?”tanyanya membuka pembicaraan.

“Kau tau, aku tak suka keramaian…”bohongku. Mana mungkin aku bilang aku mengikutinya.

“Bagaimana denganmu?”aku bertanya balik.

“Sama…”jawabnya.

“Sica…”panggilku.

Kami saling bertatapan.

“Aku masih sangat mencintaimu…”ujarku.

Ia tampak tak percaya, matanya berkaca-kaca.

“Pergilah Yul…aku sudah jadi milik orang lain…”ia membalikkan badannya.

“Apa kau bahagia bersamanya?”tanyaku.

Ia tak menjawab.

Aku mendekatinya dan memeluknya dari belakang.

“Aku sangat merindukanmu…kau tau aku sudah seperti orang gila karenamu…”bisikku.

Jessica’s POV

Aku dapat mendengar kalau Yul menangis.

Kwon Yuri…menangis..? Karena aku?

Ia memelukku sangat erat, jujur saja aku sangat merindukan kehangatan yang ia berikan. Tapi…

“Y-Yul…lepaskan aku…”ujarku. Ia melepas tangannya dengan berat hati.

“T-Tapi…”

“Ssst…sudahlah Yul…”aku melatakkan jariku di bibirnya, bibir yang menciumku selama ini. Lalu mengusap air matanya.

“Aku juga masih sangat mencintaimu Yul…tapi aku tak bisa..aku sudah bukan milikmu lagi…”

Yul’s POV

Mendengar itu, rasanya hatiku hancur berkeping-keping.

“Aku akan berubah…untukmu Sica..”ucapku.

Ia menggeleng dan mulai menangis.

“Dengarkan aku dulu Sica…aku…aku sangat merindukanmu…”aku memeluknya.

Ia mencengkram kemejaku sambil menangis. Aku melepas pelukanku dan menatap dalam matanya.

“Yul…mianhae…aku…”aku menotong ucapannya dengan menempelkan bibirku di bibir mungilnya. Awalnya ia meronta, tapi akhirnya ia larut dalam ciumanku. Aku dan dia menikmati ciuman kami di bawah sinar bulan yang terang.

“Kwon Yuri…”

“Itu akan jadi yang terakhir…gomawo Jessica Jung…”aku tersenyum lalu mengecup keningnya. Aku menuju lift untuk turun. Tapi…

Jessica memelukku dari belakang.

“Yuri…Yul…Kwon Seobang…*sobs* jangan *sobs* pergi…Sica baby membutuhkanmu…sangat…”

“Ah..Sica…”

Aku membalik badanku dan memeluknya.

“Bagaimana dengan pria itu…?”tanyaku.

“Sebenarnya ia hanya pengalihanku darimu…”jawabnya.

“Tapi, dia pria baik…dia memberikan apa yang tak kuberikan padamu…”

Jessica terdiam.

“Ia mengerti…ia tau..”

“Tau apa?”tanyaku.

“Ia tau kalau aku masih sangat mencintaimu…”

“Benarkah?”

“Sebenarnya saat berdansa tadi, ia mengatakan kalau kau terus memperhatikanku…lalu ia berkata…ia rela melepasku untukmu…”

“Pria baik…jadi itu sebabnya kau kemari? Menenangkan pikiranmu?”

Jessica mengangguk.

“Sica…”

“Hm?”

“Sica baby?”

Ia tersenyum, aku mengecup bibir mungilnya. Kami kembali berciuman.

I love you Sica baby~

I’m your man. Forever.

END

Tadaaaa…! FF ancur dari author yg abis nyetrika di jam 1 dini hari ini._.

25 thoughts on “I’m Your Man(Forever Yours)

  1. eehh??? udah end ternyata .. cepat amatt ..

    btw … namja yang jdi pelariannya sica siapa??

    okk .. lanjut .. fighting!!!

  2. Annyeong ,,,,,,
    Ya ampun ,Sneng bnget dah YulSic akhirnyaaaah,,stelah skian lma nunggu YulSic ,mksih thor dah Update….,, kekekeke

    Slalu Sweeet ,Hhaa sneng dah,, pda bhgian End nya,,
    Gak bsa comment apa” lagi dah,,,
    Pkoknya Kreen,,,,,
    D tunggu Next Update an nya thor,,,
    SEMANGAAAAT

  3. keren ko thor story na,,
    melengkapi februari penuh yulsic^^ *apadah*
    Hehee,,
    Btw lam knal y thor,, n ijin menjelajah dsini*bahasany??*
    Mksh

  4. Anyeong …
    Sya rders baru nie ..
    FF d sni kerend2 nie ..
    Pa lgi FF Yulsic :..
    Ayo smangat thor bkin lbh bnyak FF Yulsic ….
    Yulsic Jjang …
    Xeexeexee

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s