Love Sick(Like the First Time)

 

Love Sick(Like the First Time)

Cast : YulSic etc

Genre : Gender-Bender

Ini FF buat eonnieku lg!!

Byul/Aru eonnie hehe, maaf eonnieee ak lg ga bs bikin ensi._. ga ad ide wkwkwk lg ga byun._.

Okay, let’s read!^^

************

-Flashback-

“Ta-Da!!!”ujar Yuri seraya membuka mata Jessica.

“Whoaa…! Yul, ini bagus sekali…!”kagum Jessica, gadis cantik bergaun putih itu berjalan menyusuri taman bunga yang sangat indah.

“Kau sangat suka ya?”Yuri menyampaikan pertanyaan retoris untuk kekasihnya itu.

“Ke sini Yul!!”Jessica melambaikan tangannya ke arah Yuri dan bermain seperti anak kecil.

Yuri berlari menuju Jessica tapi Jessica malah berlari.

“Hey! Tunggu..! Haha”panggil Yuri. Dan akhirnya ia menangkap dan mendekap Jessica kepelukannya.

-Flashback end-

Author’s POV

“YURIII!!!”Jessica berteriak meneriaki Yuri yang tergeletak di jalanan bersimbah darah.

“Yul…Yul!!! Yah! Kwon Yuri!!!”panggil Sica dan memeluk Yuri. Yang dipanggil tentu saja tidak akan menjawab.

Sepasang kekasih ini baru saja terlibat pertengkaran, saat Yuri berlari mengejar Jessica, ia di tabrak oleh mobil berkecepatan tinggi.

“Maaf nona, tuan Kwon harus dibawa ke Rumah Sakit secepatnnya..”ujar salah satu petugas.

Tempat terjadinya insiden itu telah sepi dan hanya menyisakan beberapa petugas yang memasang police line dan menjaganya.

@ Hospital…

“Apa masih bisa,Tiff?”tanya Jessica pada dokter yang menangani Yuri, sekaligus sahabat dekatnya itu.

“Tenang Jessie, Yuri baik-baik saja…hanya saja ia mengalami kerusakan pada memorinya…”jelas Tiffany.

“Mwo?! Jadi itu artinya Yuri amnesia? Ia akan melupakanku? Benar itu,Tiff?”Jessica bertanya bertubi-tubi.

“Hanya sebagian memorinya, aku tak yakin ia akan melupakanmu…kau tenang dulu ya..”Tiffany mengelus punggung Jessica. Wajah Jessica sudah pucat, ia takut Yuri melupakannya. Gadis itu menggigit ibu jarinya. Ia takut khawatir akan Yuri.

“Ssst..ia masih tertidur karena pengaruh obat…”bisik Tiffany. Jessica mengangguk.

1 jam…

2jam…

Hingga 3jam menunggu, Yuri tak kunjung bangun. Jessica menggenggam erat tangan Yuri. Biasanya pada saat keadaan sepi, gadis itu akan tertidur. Tapi kali ini, ia tak bisa tidur, matanya terbuka untuk mengawasi kekasihnya jika ia bangun.

“Yuri…”panggil Jessica.

4jam berlalu…

“Engh…”

“Yul? Yuri?!”Jessica bersemangat.

“Kau…”belum selesai Yuri bicara. Tiffany masuk bersama Taeyeon.

“Hey…Taeng..Tiff”ujar Yuri lemah. Jessica menarik nafas lega untuk sementara karena ia masih mengingat Taeyeon dan Tiffany.

“Hey, kawan…bagaimana keadaanmu?”tanya Taeyeon khawatir. Yuri mengacungkan ibu jarinya.

“Tak pernah sebaik ini…”jawabnya walaupun masih lemah, ia tersenyum.

Yuri mengalihkan pandangannya kepada Jessica.

“Tiffany..”Yuri memanggil Tiffany.

“Ya?”jawab Tiffany.

“Gadis cantik ini…temanmu?”tanya Yuri.

DEG!

“Yuri tak mengenaliku?”kata-kata itu terus terulang di kepala Jessica.

“I-Iya..dia pacarmu Yul..”jelas Tiffany.

“Pa-pacarku?”heran Yuri. Dari wajahnya ia berpikir sebentar.

“Aku tidak yakin..tapi…kalau memang iya aku beruntung sekali punya pacar seperti dia hehe..tapi maaf, aku tak mengingatmu nona..”ujarnya pada Jessica.

Jessica menggigit jarinya dan matanya mulai berkaca-kaca.

“Dia Jessica Jung Sooyeon…Yuri-ah, dia pacarmu..”jelas Taeyeon. Yuri hanya mengangguk-angguk

“Mianhae..aku tidak ingat..”Yuri tertunduk lesu, ia melihat ke ara Jessica dan memegang wajah gadis itu.

“Walaupun memang rasanya tak asing lagi…”jelasnya. Yuri menarik Jessica dan memeluknya.

“Hangat~”gumam Yuri. Menyadari Jessica menangis Yuri mengeratkan pelukannya dan mengelus punggung Jessica.

“Maaf..”hanya itu yang dapat keluar dari mulut Yuri.

1 bulan kemudian…

“Sica, kemarilah..”panggil Yuri.

“Ada apa? Ada yang kau butuhkan? Atau ada yang samit?”tanya Jessica khawatir.

“Tidak ada, kenapa kau begitu khawatir huh? Haha”Yuri terkekeh melihat tingkah Jessica dan menarik yeoja itu ke pangkuannya. Yuri melihat Jessica sambil tersenyum.

“Yul?”

“Yes, baby?”

“Kenapa kau percaya begitu saja kalau aku ini adalah pacarmu?”

Yuri terdiam sebentar.

“Karena Tiffany ataupun Taeyeon tak akan pernah berbohong padaku..”jawab namja itu.

“Itu saja…?”

“Sebenarnya…saat pertama aku melihatmu, aku merasakan ikatan yang sangat kuat..”Yuri menatap mata Jessica, jarak mereka hanya beberapa inch saja.

Bibir mereka saling bertemu. Saling melumat, itulah yang mereka lakukan sekarang. Yuri memegang pinggul Jessica, ia mulai mendorong Jessica untuk berbaring di sofa.

Yuri membuka matanya dan mengakhiri ciuman itu.

“Ya, mereka benar…kau pacarku…”Yuri mengecup keni g Jessica.

Besoknya…

“Ehm..Jessica..ada yang mau aku katakan..”Tiffany tampak gugup.

“Oh? Ada apa Tiff?”ujar Jessica seraya melepas kacamata bacanya.

Tiffany mengeluarkan sebuah amplop dari tasnya.

“Ini hasil pemeriksaan kemarin…”

“Lalu?”

“Lalu…aku hanya ingin kau tahu…” Tiffany menarik nafas dalam-dalam lalu menghembuskannya, “Amnesia yang dialami Yuri…itu permanent…”

Jessica menunduk,”aku sudah menduganya..”gumamnya.

“Jessie?”dari nadanya Tiffany sangat khawatir.

Jessica tersenyum kecil,”tidak apa-apa Tiff…setidaknya ia masih menganggapmu kekasihnya..”lalu gadis itu pergi.

“Maaf Jessie..”gumam Tiffany.

———–

“Yul?”Jessica membuka pintu apartment mereka dan mendapati Yuri tertidur di sofa.

“Yuri…”Jessica menekan pipi Yuri dengan telunjuknya.

“Ehm? Sica…”Yuri membuka matanya.

“Sudah makan?”tanya Jessica.

Yuri mengangguk,”bagaimana denganmu?”

Jessica mengangguk.

“Sica, aku tidak bisa bangun…”rengek Yuri.

“Jadi?”Jessica bertanya dengan nada cuek.

“Jadi cium aku~~~”ujar Yuri.

“Dasar…”Jessica tersenyum dan mengecup bibir kekasihnya dan belari ke dapur untuk minum. Jessica meneguk air yang ia ambil hingga habis dan memijat dahinya.

Ia merasakan tangan kekar memeluknya dari belakang.

“Kau tampak stress hari ini…ada apa?”tanya Yuri dan mencium tengkuk Jessica.

“Tiffany bilang…”gadis itu berhenti sebentr untu menahan tangisnya,”Tiffany bilang…amnesiamu permanent…”

“Oh…”Yuri mengeratkan pelukannya,”aku tak merasa kalau aku ini mengalami amnesia…aku mengenalmu..pada akhirnya..aku hanya melupakan hal-hal kecil yang mungkin tidak sebaiknya aku ingat..”jelas namja itu.

Jessica melepas tangan Yuri, ia berbalik untuk melihat wajah kekasihnya.

“Bisa mulai dari awal lagi?”tanya Yuri.

Jessica tersenyum dan mengangguk. Yuri mencium mesra kekasihnya itu.

1 years later…

“Ta-da!”Yuri membuka mata Jessica yang ia tutupi dengan tangannya.

“Tempat ini..”ujar Jessica. Ia melihat taman bunga yang indah itu.

“Like the first time,right?”Yuri mencium keningnya.

“Yuri, aku kira kau….”Yuri menempatkan telunjuknya di bibir Jessica.

“Kau percaya keajaiban?”tanya Yuri.

Jessica menangis terharu dan memeluk Yuri.

“Sica, di hari kecelakaanku…sebenarnya aku ingin menyampaikan sesuatu..”ujar Yuri.

“Hm? Apa itu?”tanya Jessica.

Yuri memberikan cincin pada Jessica,”marry me?”

.

.

.

.

“Yul, tapi…”Jessica tertunduk sedih. Senyum di wajah yuri memudar.

“Ah tidak aku hanya bercanda Kwon seobang..hahaha”tawa Jessica meledak.

“Jadi kau…”

“Yes, aku mau..”Jessica mengecup pipi Yuri.

“Yah! Kau menjahiliku…”rengek Yuri.

“Biar saja! Biasanya kau yang menjahiliku!”Jessica menjulurkan lidahnya.

“Did I?”Yuri berpura-pura bingung. Jessica yang gemas pada Yuri langsung mencium bibir namja itu.

END

34 thoughts on “Love Sick(Like the First Time)

  1. mwo ? yul knp kau tega ? tega melupakan yeojamu ? tp inget chingu mu ? tp utg u g maenin eonnie gw *read : jessica , nyiahaha . bagus unnie , walopun singkat :p

  2. selupa-lupanya yul sama sica, pasti dia masih bisa ngerasa ikatan batin yg kuat sama sica, namanya aja jodoh😛

  3. tapi kenapa bisa lupain Sica doang ya o/O
    Yul ,kamu masih inget Ta kan ?
    tapi akhirnya mereka tetep bersatu~~<3

  4. Aku geleng2 bacanya,
    sumpah aku pusing mau ngombreng apa,sempat akward saat Yuri hny lp sm Jessica u,u
    tp wlo gitu, ada sesuatu yg akan membuat yuri merasakan ikatan batin sm Jessica,
    YulSickan is real

    SEMANGAT BEBEY

  5. Wuuuaaaaah ceritany bener2 sweet pada akhirnya..meski awalnya sempet deg2an takut sad ending ternyata happy ending..

  6. Keren…Keren…Keren… o(╯□╰)o

    tpi ada kurangnya… (⊙o⊙)?
    kurang panjang author…hihihihihi…

    Lanjut…Fighting ╭(′▽‵)╭(′▽‵)╭(′▽‵)╯ GO!

  7. So sweet u,u
    Oh Yul cmn lupa sm Sica,, jd inget BBF, wkt itu Junpyo lupanya sm Jandi doang.. Tp kyknya sih emang ada jenis amnesia kyk gt, yg dilupain justru orang yg paling disayang :3 *komen gapenting bgt* ._.

  8. Annyeong,,, New Reader,,
    FF nya kren”…, pa lgi FF Yulsic nya,! Daebak dehh…
    Lanjut FIGHTING^^…..
    Annyeong

  9. HYAAAAAA~~~~
    Mianhe saengie~ Aku baru komen dimari, huhuhuhuhu~~~~
    Aigooo… Yul romantis banget meski hilang ingatan dan tetap loyal pada Sica baby tersayang (judul sinetron kaleee). Suka one-shootnya! Gak perlu nc yg penting fluffy pun jadi~~~
    Okur, thank you so much udah buatin ff request-an aku. Love you and keep writing~~~❤

  10. yul to the sic .!!
    Yahoooo BRAVOoo ..hehehhhe
    meski amnesia itu bukan jd penghalang buat yul cinta ama sica ..hehehe
    targis memang tp akhir’a manis ..wkwkwk #gulakalimanis .. Hahaha
    yul emang bener2 gk bisa jauh dari sica sebalik’a ..hehehe
    nice thor :)ff’mu berwarna ..
    FIGHTING🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s