Heartquake

Heartquake

*********

Hi, namaku Kwon Yuri, aku mau berbagi kisahku dengan kalian saat ini. Anggap saja aku sedang butuh teman curhat, karena aku memang butuh itu.
Inilah kisahku, mungkin tak akan semenarik yang kalian kira…tapi…aku harap kalian mengerti perasaanku dan mendengarkan.
Aku mempunyai seorang sahabat, namanya Jessica Jung. Dia itu…cantik dan menggemaskan walaupun agak malas. 3 tahun aku berteman dengannya, cukup lama kan? Ya, cukup lama sampai perasaan itu muncul.
Sejak itu aku sering memeluknya, bahkan mencium pipi atau keningnya karena ia tak merasa keberatan.

*Flashback*

“Sica-ya…”panggilku
“Ne?”ia menoleh.
CHU~
Kukecup pipinya.
“Tak apakan? Ciuman dari seorang…sahabat…”ujarku lirih saat mengucapkan kata itu…’sahabat’
“Hmm? Tak apa…kalau begitu…”ujarnya dan mencium pipiku juga.
Lalu kami tertawa bersama, aku benar-benar tak ingin melepaskannya.

*Flashback End*

Kami selalu berdua setiap saat dan aku juga selalu memeluknya atau merangkulnya seakan-akan tak mau melepaskannya.
Kami benar-benar tak keberatan dengan cemooh atau ejekan orang-orang yang mengatai kami suka sesama jenis, dan lain-lain. Aku anggap itu semua hanya ilusi. Sedangkan Jessica tampak tak keberatan. Tapi, aku hanya ingin tau, apa ia risih dengan semua itu.

*Flashback*

Aku memberanikan diriku menanyakan hal ini pada Jessica.
“Sica…apa kau merasa risih dengan ejekan dan cemooh Orang yang mengatai kita suka sesama jenis?”tanyaku.
“Eung? Apa maksudmu,Yul? Aku tak mengerti…”ujarnya.
“Tentu kau mengerti maksudku, Jung Jessica.”wajahku berubah serius.
“Okay…aku tak keberatan dengan semua itu karena aku anggap itu memang tak benar. Aku berusaha mempertahankan persahabatan kita Kwon Yuri…lagipula…kita sudah biasa begini…sahabat..kau ingat?”jelasnya.
Rasanya air mataku akan mengalir saat ia terus mengulang dan mengulang kata ‘sahabat’. Sadarlah Jung Jessica! Aku mencintaimu…sangat.
“Oh…”ucapku singkat.
“Kau…bertanya seperti ini karena kau risih dengan mereka ya?”tanyanya hati-hati.
“Hah? Apa? Aku? Tentu tidak…kalau aku risih tak mungkin aku akan terus berada di sisimu sekarang,kan?”aku berusaha tersenyum.
“Hmm…Bestfriend forever,Yul…”ujarnya. Aku mengangguk paksa.

*Flashback End*

Hari demi hari, aku selalu berharap dan berharap agar Jessica memiliki perasaan yang sama padaku. 
Aku tau ia tak memiliki namja yang ia sukai, itu cukup membuatku lega. Tapi…banyak namja yang mengincarnya dan kebanyakan ia menerima pernyataan namja-namja itu, bukan karena ia murahan! Tapi, saat ditanyai seperti itu ia seringkali merasa bingung dan mulutnya reflek saja mengatakan ‘Ne, aku terima…’
Pada saatnya, ia disakiti oleh seorang namja. Itu membuatku sangat marah. Tapi setelah kulihat aku mengira kalau namja ini tulus mencintainya, hanya saja temannya kebanyakan perempuan. Dan kalian tau kan? Sebagai seorang kekasih pasti cemburu jika pacarnya dekat dgn yeoja/namja lain?
Namja itu terus menerus memintaku menanyai Jessica, ia menanyakan keadaan Jessica sampai aku muak mendengarnya, hanya aku tak menunjukkan rasanya muakku.

*Flashback*

“Yul…Jebal..katakan padaku apa kata Sica saat kau bicara padanya dan membahasku?”tanyanya. Aku menarik nafas panjang, menutup novelku dan melihatnya.
“Katanya? Jauhi dia!”ujarku lalu beranjak dari kursiku. Ia menahan tanganku.
“Jebal…aku butuh saranmu…”ujarnya.
“Kau menyayanginya?”tanyaku. Ia mengangguk.
“Kalau begitu…kau ingin melihatnya bahagia..?”tanyaku lagi.
“Tentu saja…”jawabnya.
“Kalau begitu…turuti dia..jauhi dia..kau tau? Ia tersiksa denganmu! Masih banyak yeoja lain kan?”ujarku dan meninggalkannya. Ia hanya diam terpaku menatapku pergi. Sejak saat itu ia tak pernah mendekati Jessica lagi.

*Flashback End*

Malam ini, aku akan mengatakan perasaanku pada Jessica. Saat aku hendak menelponnya.

Girls bring the boys out! Girls Generation makenya u feel the heat!

Ponselku berbunyi dan ternyata ini adalah Jessica. Secepat kilat aku mengangkatnya.
“Yeoboseyo?”ujarku
“Yeoboseyo..! Yul, aku mau mengatakan sesuatu padamu…!”ujarnya. Dari suaranya ia terdengar bahagia.
“Ya? Katakan saja..”ujarku.
“Aku baru saja jadian dengan si XXX!”jawabnya antusias. Sekujur tubuhku langsung seperti tersengat listrik ribuan Volt. Aku terjatu lemas di kasurku.
“Yul…hello…”ujarnya.
“Oh…yasudah…maaf Sica aku sibuk.”ketusku lalu menutup teleponnya. 
Aku…aku tak menangis. Kalian bisa lihat… Tapi hatiku benar-benar sakit! Rasanya sakit sekali seperti ditusuk oleh sesuatu! Aku hanya bisa memegangi dadaku agar rasa sakitnya hilang. Tapi tak berhasil, rasa itu tetap datang dan tanpa kusadari aku menangis. Sakit itu bertambah dan terus bertambah.
Aku akan berusaha tak mengganggumu. Tapi aku tak bisa! Bagaimana bisa aku menjauhimu saat kau terus datang padaku dan dengan wajah ceriamu kau berkata ‘Hi, Yul! Kenapa murung terus! Ayo ikut aku…! Hari ini XXX akan mengajakku nonton…!’
HAH!!! Jung Jessica! Aku tak tau aku harus marah atau menangis karenamu! Yang aku rasakan sekarang hanya sakit dihatiku! Sakit yang luar biasa sakitnya! 
Kenapa Jung Jessica? Kau tak pernah mengerti perasaanku?!
Terima kasih, Jung Jessica. Kau sudah membuat lubang yang sangat banyak dihatiku. Terima kasih. Aku hanya berharap kau tak melupakanku…aku…Kwon Yuri…s…sahabatmu…
Terima kasih banyak…

END

57 thoughts on “Heartquake

  1. eeemmmmmmmmm…. ceritanya beda bebi sayang… iinii lebih nusuk.. lau aku kan masih gantung bakal kaya mana nanti di season 2..
    lllaaaa kamu… ini END…
    huuuee… T^T
    be strong yul… ada adikkmu yang maniss disinii… :))
    semangat babyy….🙂

  2. Sayatelat datangnya,,,
    hiks,,,hiks,,hikss,,,

    ya kenapa kau tulis cerita kayak gini,,,
    hiks,,hikss,hiks,,
    aku sedih bacanya,,,

    ngebaca ini membuatku mengingat sesuatu kenangan yang menyedihkan,,,
    hiks,,hikss
    *loh*,,,

    beby kapan my sexi swimming teacher part berikutnya,,,
    hiks,,hiks,,hiks,,,

    *drama banget ya saya?*
    wkwkwkwk

    *aneh* o.O

  3. aduh telat lagi telat lagi

    sedih bacanya soalnya pernah ngalamin yang sama kayak yul
    #galaudah

    hikshiks #srotsrot

    lanjut
    wait your next ff

  4. Ah yuri lagi galau ya?.. *every day im galau ing*
    yuri cuma sahabatan ama sica.. Oh tidak *persahabatan bagai kecebong* #nyanyi lagi.. Maaf komen ak geje..

  5. Aigooo~
    Ini mah bukan Heartquake lagi, tp Judgement Day~
    Nyesek bgt itu endingnya… Gak nahan… *srooot!!!*
    Mohon dibuat sekuel keduanya ya author.
    Klo Sica gak nerima juga mending Yul sama aku aja, kekekeke
    Yasu, update soon~ xD

  6. yaahhh….so Sad…. T_T #nangis bombay#
    kira’in Sica bakalan sadar ama perasa’an nya Yul…
    trnyata,,,dia malah mau kasih tau klo dia udah punya kekasih…

    Aiggooo…kasian banget My Yul ku…😦
    Sini kupeluk…. #ngayal tingkat akut’😄 #

    Ayo donk….chingu bikin klanjutan’a…
    truz buat YulSic bersatu…
    gak’ rela klo Yul ampe merana kayak gitu… #membungkuk 80 drjat#

    Lanjuuuttt…Chingu…..

  7. Aku nangis thor!!! Nagis! TT_TT
    Hwaaaa! Kasian bgt Yuri!
    Krasa bgt susahnya ska ssma jnis! (?)
    Yuri yg tbah ya!
    .
    Author, bkin lnjutannya dong! Ksian Yuri…
    Ak sllu mnnti ff-mu! Smgt!

  8. maav unnieee, Dinda baru buka WP mu skrg.. gara2 banyak marathon materi skolah, jd jarang OL ..😦 baru buka, wuah, lgsg kaget my sexy swimming taecher uda nyampek part 6.. SMUT lagi .. wuaaaah

    hiks hiks huweeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee!!!
    kenapa harus bikin crita kyk gini sih unnieeee????!
    hikz. sbagai yulsic shipper,
    hatiku nyeri tertusuk duri.. *jiaaaah, titi kadarsiiih kaleee’*

    kau harus tanggung jawab obati lukaku dg memberikan PW SEXY SWIMMING TEACHER unni!! yahahahahahaha

    lwt fb ya unn.. pliiiisss..
    likaliku.jellymuffin@yahoo.com

    kutunggu unnieee ..
    emmuach emmuach😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s