[ONESHOOT] Memories of Us(Remember)

Genre : Romance,AU

********

Jessica’s POV

Matahari pagi ini menyerang mataku lagi. Aku terbangun dari tidurku yang pulas. Kulihat ke sebelahku, Yuri masih tertidur aku jadi malas untuk bangun.
Kurapatkan diriku ke dadanya yang tak terbungkus apapun.
Ia menggeliat.
“Sooyeon-ah? Kau sudah bangun..?”ucapnya 
Aku mengangguk. Ia mengecup pelan puncak kepalaku.
“Kajja..! Kita bangun…”ucapnya lagi.
Yuri mengambil celana jeans dan bajunya yang tergeletak di lantai dan memakainya.
Aku masuk lagi ke dalam selimut, tapi Yuri menarikku.
“Jangan malas Sooyeon-ah…”ujarnya lalu menggendongku.
“Kyaaa! biarkan aku memakai bajuku dulu…!”jeritku.
“Ah! Iya aku lupa..haha”ujarnya seraya terkekeh.
Aku memakai kemeja putih tipis lengan panjang yang kebesaran dan hotpant.
“Aku akan membuatkan sarapan..”ucap Yuri.
“Aku bantu ya..”ucapku
“Tidak usaaah…biar aku saja..kau kan tak bisa masak..! Haha..”ucapnya mengejekku.
Aku memanyunkan bibirku.
“Jangan begitu…aku hanya bercanda..kajja..kau tunggu di meja makan ya…aku akan masakan dengan cepat..kau lapar kan?”tanyanya.
Aku mengangguk, Yuri selalu membuatku nyaman.

######

Di meja makan Yuri berkata hal yang bisa membuatku tertawa.
“Sudahlah..hahaha…aku sedang makan…”ucapku seraya tertawa
“Baiklah…aku juga tak mau ice princess-ku ini tersedak..hehe”ucapnya.
“Gombal..!”ujarku
“Tapi kau suka kan..?”elakknya seraya mencubit pipiku.
“Anhi! Ppali…kau harus bekerja kan!?”ocehku
“Ah! Iya..! Gara2 bersama yeojachingu-ku ini aku jadi lupa waktu..! Hehe..”ujarnya
Aku menjitak kepalanya tapi ia malah tersenyum.
“Aku pergi ya jagi…hehe…”pamitnya
“Eh! Yuri-ah bajumu belum rapi..!”ucapku lalu membenarkan dasinya.
Yuri mengeluarkan salah satu tangannya dari kantong celananya, ia melihatku lekat-lekat lalu menyibakkan rambutku dengan lembut lalu mengelus pipiku.
“Selesai…”ujarku
“Gomawo..”ujarnya lalu mengecup keningku,”aku pergi ya..”lanjutnya.
“Hati-hati..”ucapku seraya melambaikan tangan.
Entah kenapa perasaanku sedikit tak enak saat ini.

Yuri’s POV

Aissh..Kenapa kepalaku pusing sekali? Pandanganku jadi buram.
Kupegang kepalaku yang sakit.
BRAKK!
Tiba-tiba kepalaku terbentur stir dan pandanganku jadi gelap,tapi aku masih mendengar sedikit sayup-sayup keramaian orang yang meneriaki kecelakaanku.
Setelah itu aku tak tau lagi.

######

“Aman!”teriak seseorang.
Sebuah benda sepertinya menyengat jantungku,aku kembali bernafas,aku mengerjap-ngerjapkan mataku.
“Dia bangun..!”ucap orang yang ternyata adalah dokter.

Jessica’s POV

Aku sangat terkejut saat RS menelponku. Aku menangis setelah mendengar Yuri kecelakaan.
Lalu aku pergi ke RS yg dimaksud dgn taxi.
Kulihat dari luar ruang IGD dokter sedang memompa jantung Yuri, lalu mereka mencabut pecahan kaca yang menusuk di wajah Yuri.
Rasanya aku ingin berteriak, tapi aku bersyukur kalau Yuri masih hidup.
“Jessica-ssi..?”panggil dokter itu.
“Ne? Dr.Choi?”ucapku
“Hmmph..begini..sebenarnya saat kepalanya terbentur,aku rasa itu terlalu keras sehingga….”ucap dokter
Aku mulai panik lagi,”sehingga apa dokter?!”tanyaku
“Sehingga….ia kehilangan ingatannya…dan ia juga harus menggunakan kursi roda.”lanjut dokter itu.
Aku tak percaya,aku terduduk lemas dan menangis.
“Tolong hubungi keluarganya Jessica-ssi..”pinta Dr.Choi.
“Dia tak punya keluarga lagi…”jelasku
Dr.Choi memegang dahinya.
“Aku akan bantu sebisaku…”ucapnya tiba-tiba.
Aku berdiri.
“Kamsahamnida…neomu kamsahamnida Dr.Choi..”ujarku.

#####

Perlahan,aku masuk ke ruang Yuri dirawat.
“Yuri-ah…”panggilku
Ia menoleh.
“Eung? Nuguseyo…?”ucapnya dengan tatapan yang kosong dan dingin.
Aku akan menangis, tapi kutahan.
“Kau tak ingat padaku…?”tanyaku perlahan.
Ia menggeleng.
“Yuri….”tangisanku tak dapat kubendung lagi.
“Yuri? Jadi namaku Yuri…”ucapnya.
Aku mendekatinya.
“Ne…Namamu Kwon Yuri…”ucapku.
Aku langsung memeluknya.
“Y…Ya..! Nuguya? Kenapa kau memelukku?”tanyanya
Aku tetap diam.

Yuri’s POV

Kwon Yuri, jadi itu namaku.
Tiba-tiba yeoja itu memelukku,”Y…Ya..! Nuguya? Kenapa kau memelukku?”tanyaku.
Ia tetap diam.
Pelukan ini..hangat sekali aku menyukainya. Saat aku hendak membalas pelukannya tiba-tiba kepalaku sakit sekali,rasanya seperti tersengat listrik, yang anehnya…terlintaa wajah yeoja ini.
Siapa dia sebenarnya?

Jessica’s POV

“Yuri…? Kau tak apa?”tanyanya panik
“Gwenchana..”jawabku
Ia bernafas lega, tapi aku masih bisa melihat kesesihan di wajahnya.
“Kau…siapa? Kenapa tampak sangat sedih?”tanyanya
“Aku….”ucapku
Ia masih tampak menunggu jawabanku.
“Aku…aku pelayanmu!”bohongku.
“Pelayan?”kagetnya tak percaya.
“Ne tuan…maaf aku memelukmu…karena aku sangat khawatir..”ucapku.
“Gwenchana…geunde…mianhae..siapa namamu?”tanyanya
“Jessica..Jung Jessica tuan Lee…”jawabku.
“Aa..arra..”ucapnya.
Pintu terbuka, ternyata itu Dr.Choi.
“Kau…dokter yang mengurusku ya?”tanya Yuri.
“Ne..Yuri-ah, namaku…Choi Sooyoung..anggap saja aku sahabat dekatmu…paggil aku Sooyoung”ucap Dr.Choi.
Yuri mengangguk,”Sooyoung-ah…sudah bertemu pelayanku?”tanya Yuri.
Dr.Choi terheran,”pelayan?”
Aku memberi isyarat.
“Aa..ne aku sdh bertemu…”ucap Sooyoung,”Yuri-ah..sementara ini kau harus di kursi roda dulu arraseo? Biar Jessica mengurus semuanya..”lanjutnya.
Yuri mengangguk lagi.

######

Sudah sejak 1 bulan Yuri di RS akhirnya ia bisa pulang, ia juga sudah bisa berjalan kembali.
Sikapnya padaku tak begitu baik, tapi aku terima saja, aku harus bersabar.
PRANG!
Aku segera berlari saat mendengar suara piring pecah.
“Apa ini?! Kau tak bisa masak ya?!”bentaknya
“Mianhamnida agassi…”ucapku
PLAKK!
Ia menamparku rasanya sakit sekali, tapi tak seberapa. Hatiku lbh sakit melihatnya seperti ini. Ini sudah kesekian kalinya ia menamparku.
Aku hanya bisa menunduk dan menangis. Sedangkan ia berjalan ke kamarnya dan membanting pintu. Aku terduduk lemas dan terus menangis.

Yuri’s POV

Aku berbaring di kasurku.
“Apa aku terlalu kasar padanya?”batinku.
Kuputuskan untuk melihatnya. Kubuka perlahan pintu kamarku dan aku melihatnya sedang menangis seraya memegangi pipinya yg memerah karena tamparanku.
“Yuri!!! Kau yeoja bodoh!!!”batinku.
Aku keluar dari kamarku,menghampirinya,dan membantunya berdiri.
“Mianhae…”ucapku
Entah perasaan apa yang mendorongku,aku memeluknya.
Mengapa setiap aku memeluknya kepalaku menjadi sangat sakit, tapi pelukan itu nyaman sekali.
“Arggh..!”jeritku
“Agassi..kau tak apa?!”paniknya
Suaranya mulai samar-samar ditelingaku.
“Yuri!! Kwon Yuri!!”ucapnya
“Jessica…Jessica Jung…Jung Soo…yeon…”ucapku, lalu aku pingsan.

#####

Saat aku tersadar, aku sudah berada di RS.
“Agassi…kau sudah bangun…?”ucap Jessica.
Aku langsung memeluknya dan ia tampak terkejut.
“A…Agassi?”ucapnya.
“Sooyeon-ah…mianhae…”bisikku di telinganya.
“Yuri-ah…kau ingat aku?”tanyanya
Aku melepas pelukanku.
“Ne..kau..kau Jessica Jung Sooyeon…yeojachingu-ku…”jawabku
Air matanya kembali mengalir.
“Uljima…”ujarku seraya mengusap pipinya.
Cklekk!
Pintu terbuka.
“Sooyoung-ah…” “Dr.Choi?” ucapku dan Jessica bersamaan.
“Ne? Kenapa kalian terkejut begitu? Aku mengganggu ya? Yuri-ah..sepertinya memorimu sudah kembali…haha”ucap Sooyoung.
Aku tersenyum.
“Kau sudah boleh pulang…tapi kalau ada waktu, kemarilah untuk periksa..”ujar Sooyoung.
Aku mengangguk.

#3 weeks after that#

Jessica’s POV

“Sooyeon-ah…”panggil Yuri
“Eung?”jawabku
Ia memelukku dari belakang dan mencium tengkukku.
“Wae? Aku sedang sibuk..”jawabku
Ia membalik badanku dengan cepat lalu dgn lembut ia mencium bibirku.
“Saranghae…”bisiknya si telingaku.
“Nado…”balasku.
Ia hendak mencium bibirku lagi.
PLAKK!
aku menamparnya.
“Argh…! Appo..”ucapnya
“Balasan saat kau menamparku weeek!!”cibirku
“Ya..! Kau…!”ucapnya lalu mengejarku.
Aku berlari, ia terus mengejarku.
Ia menarikku ke pelukannya.
“Kau tak bisa lari lagi…”ucapnya dengan evil smile-nya.
Ia mendorongku terus ke sofa dengan terus menindihku. Ia mencium bibirku lalu melumatnya.
Aku membalasnya. Sekitar 20 menit kami melakukan itu, aku mendorongnya.
“Waeyo?”tanyanya.
“Neo…nappeun yeoja..”ucapku lalu beranjak pergi.
Ia memelukku dr belakang.
“I became naughty because of you…my ice princess…”bisikknya.
Ia mengangkat tubuhku lalu masuk ke kamar.
“Kyaaa…! Yuri-ah..!”jeritku
“Wae? Aku mengantuk…kau juga harus tidur tau..haha”ucapnya.
Ia melumat bibirku lagi dan menyelimuti tubuh kami.

———–

Author’s POV

“Sungyeon-ah…jangan lari saat eomma beri makan..!!”teriak Jessica seraya mengejar anak laki-lakinya, Kwon Sungyeon.
Tiba-tiba masuk lah Yuri yang baru pulang kerja dan itu membuat Sungyeon menabrak aboji-nya itu.
“Auuh..!”ucap anak itu seraya mengelus kepalanya.
“Kau nakal lagi ya Sungyeon-ah? Lihat…eomma-mu mengejarmu sampai bercucuran keringat…”ucap Yuri seraya berjongkok mensejajari anaknya.
“Aboji…Sungyeon tak mau makan sama eomma…eomma galak..!”ucap Sungyeon.
Yuri melihat sebentar ke arah Jessica lalu tersenyum,ia kembali melihat ke Sungyeon.
“Jinjjayo?”ucap Yuri lalu menggendong Sungyeon, “Auuh..kau berat sekali…! Haha”ujar Yuri seraya menggendong anaknya itu.
Yuri menurunkan anaknya di kursi meja makan.
“Ayo makan…kau tak boleh nakal pada eomma-mu…”ucap Yuri.
Anaknya menurut dan Jessica menyuapinya dengan tenang.
“Aku ganti baju dulu…”ucap Yuri pada Jessica.
Jessica mengangguk.
“Eomma..kalau sudah besar aku mau seperti aboji…”ucap Sungyeon.
“Eum? Wae, Sungyeon?”tanya Jessica seraya mengelus kepala anaknya.
“Aboji itu hebat sekali,eomma..ia bekerja tanpa lelah…hehe”jelas anaknya
“Kau ini..”ucap Jessica gemas.
“Hey..! Kalian sudah baikan?haha”canda Yuri
Mereka tersenyum. Jessica telah selesai menyuapi anaknya.
“Kau lapar oppa…?”tanya Jessica.
Yuri mengangguk,”Ayo kita masak…”ucapnya.
Mereka berdua ke dapur dan memasak.
“Yuri-ah…mianhae sebagai istrimu aku tak bisa masak..”ucap Jessica.
“Gwenchana…yang penting kau bisa memasak makanan Sungyeon…haha..”jawab Yuri.
Jessica tersenyum.
“Bukan begitu cara memotong wortelnya..”ujar Yuri lalu memegang tangan Jessica dari belakang.
“Ireokhe…”ucap Yuri di telinga Jessica.
“Oppa, nanti Sungyeon lihat..”ujar Jessica.
Yuri melepas pelukannya lalu terkekeh.
Sedikit lama mereka di dapur, dan masakannya jadi.
Mereka makan bersama di meja makan, dilengkapi kebahagiaan karena hadirnya Sungyeon.

———-

“Sooyeon-ah…”panggil Yuri.
Yang dipanggil tak menjawab.
“Kau sudah tidur ya?”tanya Yuri seraya memeluk Jessica yang membelakanginya.
Tiba-tiba Jessica membalik badannya.
“Oppa…apa aku eomma yang buruk?”tanya Jessica
“Hah? Kenapa kau bertanya seperti itu?”ucap Yuri
“Mollayo, aku hanya merasa kurang…”ujarnya.
“Sooyeon-ah…kau itu sangat sempurna untukku dan Sungyeon…”jelas Yuri.
“Jinjjayo…?”tanya Jessica
Yuri mengangguk yakin dan memeluk Jessica.
“Jangan merasa kecil jagiya…”ucap Yuri.
“Hm…gomawo oppa…saranghae..”ujar Jessica.
“Nado saranghae..”ujar Yuri seraya mengecup pelan kening Jessica.
“Sudah…tidurlah ice princess..kau pasti lelah…”ujar Yuri
“Kau masih ingat panggilan itu..?”tanya Jessica
“Geuraeyo..haha..”jawab Yuri.
Yuri menarik selimut sampai batas leher Jessica.
“Oppa,kalau nanti tubuhku tak seperti ini lagi dan bentuknya seperti balon kelebihan udara,kau akan meninggalkanku?”tanya Jessica.
“Tidak…”jawab Yuri
Jessica tersenyum.
“Tidak tau nanti maksudku hahaha..”lanjut Yuri
“Iih!! Dasar!”ucap Jessica
“Tidurlah…ireona..haha..biasanya kau paling cepat kalau disuruh tidur..”ucap Yuri.
Jessica memukul pelan lengan Yuri.
“Aku tak akan meninggalkanmu walaupun nanti tubuhmu jadi seperti balon kelebihan udara atau apalah itu…hehe”ujar Yuri lalu mengecup bibir Jessica.
Lalu mereka tidur.

END

26 thoughts on “[ONESHOOT] Memories of Us(Remember)

  1. Dah lama ga liat dirimu nulis yulsic…welcome for yulsic shipper….

    Crita’y lucu sweet..suka…sica bs jg yua ngaku jadi slave’y yul….sang ice princess jd slave…omo omo….piing diumah b pecah tiap jam itu mah….*kabuuuurrrr….sblom dlempar gelas ma sica uni*

    Yul tuch cheesy bgt dweh…..suka ma kegombalan yul klo gy teased sica….dda sesuatu ja yg bqn tu tuh jd idup….

    Ayo bqn uulsic gy….yulsic is back….baby is back too…

    Update soon

  2. yay! update YulSic😀
    saya kira Yuri bakal kenapa-napa pas kecelakaan itu😦 syukurlah tidak apa-apa😀
    akhirnya memorie nya kembali ^^
    Ceritnya bagus, lanjut buat oneshoot YulSic lagi ya😀 semangat!

  3. |me : Yaaaah itu diawal mereka abis NC’an kan?? Suatu saat klo km kehabisan ide, bikin versi nc’nya ya😀 hehehhehe |author : “…”

  4. romantis banget ,
    agak shock juga pas yuri tabrakan -,-

    dapet inspirasi dari mana nama sungyeon tuhh ??

    ku kira girl x girl , gg taunya gender bender🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s