[Twoshoot] Only One

Silent reader dilarang masuuk…^^

                 WARNING!
 Cerita ini bergenre YURI alias girlxgirl
   Ga suka jangan baca,no bashing!

********

Jumat….

Yuri’s POV

Aku menggeliat malas mencoba mengumpulkan semua kesadaranku,aku duduk di tepi kasurku dan melihat ke arah jam.
“JAM 9!!!!!”kagetku lalu segera mengganti bajuku.
Aku berlari keluar apartemenku lalu segera menekan tombol lift,dan menekan tombol ke Basement
Aku menaiki motorku dan memakai helem,tanpa pikir panjang aku langsung menggas(?) motorku menuju ke tempat kerja.

@Star Projection(nama prusahaannya gaje)…

Aku mengendap-endap menuju ruanganku.
“Ehemm!terlambat lagi nona Kwon?”seorang namja mengagetkanku,aku tak berani menoleh ke belakang karena itu adalah bos-ku.
“ituu…ehhmm..hehe”kataku mencari alasan
“Appa kan sudah bilang,disiplin!bagaimana kau akan menjadi penerus perushaan ini kalau kau begini terus!!!”bentak bos-ku atau lebih tepatnya appa-ku.Aku hanya menunduk dan menahan malu karena semua pegawai melihatku
“Satu lagi…hmmmphh..”katanya sambil menghela napas,”bisakah kau gunakan mobil yang sudah aku berikan?penampilanmu jadi kotor dan berantakan jika menggunakan motor itu!”lanjutnya lalu pergi meninggalkanku
“Mobil?lupakan saja…”batinku
Aku mulai menatap file-file yang ada di meja kerjaku,rasanya seperti melihat tumpukan sampah.
Dari awal memang aku tak menyukai pekerjaan ini,aku melakukannya demi orang tuaku.Tapi pengorbanan itu rasanya tak berhasil.
“Yul!!!hahaha”Suara namja imut itu membuyarkan lamunanku
“Yah..kau mengagetkanku Sungmin…”kataku lemas
“Kau lemas sekali hari ini kau sakit?”katanya sambil mendekatkan wajahnya padaku lalu memegang keningku
“Aiisshh…gwenchanayo…”kataku lalu menjauhkan wajahnya dariku,lalu kembali bekerja

Sabtu…

“Wow!rekor baru Yul…kau tidak terlambat hari ini!!haha”kata Sungmin sambil tertawa
“Yah!apa maksudmu???”kataku lalu kami tertawa bersama
“Yuri..ada seseorang yang mau appa kenalkan padamu..”panggil appaku membuat aku dan Sungmin berhenti tertawa.
Sungmin mendorongku agar ikut dengan appaku,”ne appa…”jawabku

&&&&&&

“Duduklah….”kata appa
Aku duduk di hadapannya,”Nona Jung…masuklah…”kata namja itu memanggil seseorang.
Seorang yeoja masuk ke ruangan appaku,aku melihatnya dari ujung kaki sampai kepala,cantik sekali.
“Yuri,dia adalah asisten pribadimu sekarang..dan dia akan tinggal di apartemenmu bersamamu..dan kemanapun kau pergi dia harus ikut”kata appaku membuyarkan lamunanku
“Asisten…pribadi?”kataku
“ne..”jawab appaku
Aku berdiri lalu menatap appaku,”Appa…aku tidak mau ada seorang lagi yang mencampuri urusan hidupku..sudah cukup eoma dan appa saja..”kataku
“Yuri..appa tau kau pasti tidak suka ini..tapi,biasakanlah…”kata appaku
Aku hanya mengangguk pelan dan keluar dari ruangan appaku,diikuti yeoja itu di belakangku.

Minggu…

Aku terbangun,aku mendengar ada suara seseorang di luar kamarku,perlahan aku membuka pintu kamarku,dan menuju dapur,dari situlah asal suara berisik itu.
Aku melihat yeoja yang sedang kebingungan dengan bahan-bahan masakan.
“ehem..”aku berdehem dan mengagetkannya
“Oh..nona Kwon..selamat pagii”katanya lalu membungkuk
“Ini di luar kantor tau!jangan memanggilku nona Kwon..panggil saja Yul!”kataku dengan nada yang sedikit keras sehingga ia menunduk takut.

Jessica’s POV

Sial sekali nasibku mendapat atasan seperti dia,dia bahkan tidak mau tau namaku.
“Yah!kau tidak bisa masak ya?”tanyanya padaku
“N…ne..”jawabku terbata-bata
“lebih baik kau rapikan kamarku,biar aku yang menyiapkan sarapan.”katanya lagi
Aku mengangguk pelan dan berjalan menuju kamarnya.
Aku melihat isi kamarnya,ommo!berantakan sekali!
Aku menarik napas dan mulai membereskan kamarnya yang seperti kapal pecah,saat aku merapikan mejanya,aku menemukan sebuah foto yang di bawahnya bertuliskan ‘YulMin bestfriend 4ever’
“hei!apa yang kau lihat!?”bentaknya saat memergokiku sedang melihat fotonya.Aku cepat-cepat meletakan foto itu di tempatnya lagi.
Dia mendekatiku,”Kalau masih ingin bekerja denganku..jangan sentuh apapun!”katanya
Dia meninggalkanku di dalam kamarnya,”kalau sudah selesai membersihkan kamarku,cepatlah ke dapur,kita sarapan,biarpun aku tidak menyukaimu,tapi aku tidak mau kau sakit”katanya dingin.
Tidak suka?dia pikir aku suka dengan sikapnya?huh,menyebalkan!
Aku kembali membersihkan kamarnya lalu menuju dapur,dia sudah menungguku di sana.
‘TING TONG!’
Suara bel berbunyi,aku segera menuju pintu untuk membukanya,tapi Yul menghalangiku,”aku saja yang buka”katanya dingin.
“Yul!!!”saat Yuri membuka pintu aku melihat seorang namja yang langsung memeluknya,namja itu adalah namja yang aku lihat di foto itu.
“sungminn…tumben sekali kau seperti ini?wae?hehe”kata Yul,aku melihat wajahnya merah,sepertinya ia menyukai namja itu.
“aku mau numpang sarapan..hehe”kata namja itu.
“yaah..dasar!”kata Yul.
“Yul…siapa itu?”tanya namja itu sambil melihatku
“Oh..dia cuma asisten pribadiku..”jawab Yul santai
“hmm…maksudku siapa namanya?”kata namja itu
“memang kenapa?dasar…aku bahkan tak tau namanya”kata Yul
Namja itu mendekatiku dan menyodorkan tangannya padaku sambil tersenyum.
“Lee Sungmin..”katanya
Aku menyambut tangannya,”Jung Jessica..”
Dia melihatku,sangat dekat.
“Kau…manis,hehe”katanya pelan
“Sungmin-ssi!!!kau mau sarapan atau mau pacaran!!?”panggil Yuri.
“Oh..iya..aku lupa..hei,aku kasih tau nih..namanya itu Jung Jessica…jadi kau jangan memanggilnya dengan ‘Yah!’,ok?”kata Sungmin
“Aissh…ne..ne..sekarang kita sarapan saja.”kata Yul dengan wajah kesalnya.
Setelah sarapan,Yul menyuruhku mengantar Sungmin ke lobby.
Saat sampai di lobby,ia mengajakku berjalan-jalan sebentar.
“Jessica…kita jalan-jalan sebentar ya,ada yang mau aku beri tau..”katanya
“tapi…”kataku
“Sudah..jangan menolakku..ayo..”katanya lalu menarik tanganku
Kami berjalan-jalan di Seoul,dia mengajakku ke taman.
“Jadi…ini Seoul..”kataku mengagumi kota Seoul
“Mwo?kau bukan orang Korea?”tanyanya
“iya..aku pindahan dari San Fransisco..”jawabku
“Pantas saja kau tinggal dengan Yul…”kata Sungmin,”aku akan membelikanmu es krim..kau tunggu di sini,jangan kemana-mana”lanjutnya
Beberapa menit kemudian,dia kembali dan menyodorkan eskrim stroberi padaku.
“Ini..kau pasti suka stroberi kan?”katanya sambil tersenyum
“Bagaimana kau tau?”tanyaku
“Aku melihat bibirmu..haha”katanya lalu memakan es krimnya
“Bi…bibirku?”kataku
“Wae?”tanyanya
Aku hanya menggeleng pelan
“kau tau?dari sikap Yuri yang kasar..kau bisa melihat sisi lembutnya..sebenarnya ia sangat baik..hanya saja,terlalu banyak tekanan di hidupnya..jadi ia seperti itu…jika dia menyinggungmu,maafkan dia ya..”katanya
Aku hanya mengangguk mengerti.
“ayo aku antar kau kembali ke apartemen Yul..”katanya lagi
Setelah sampai di depan gedung apartemen Yul,aku berterimakasih padanya,”Oppa..trimakasih,mian sudah merepotkan”kataku
“Gwenchana..haha..bye,Jessie..”katanya
“Jessie?”kataku heran
“wae?tidak apa-apakah aku memanggilmu begitu?”tanyanya
“Ne,oppa..”kataku,ia melambaikan tangannya lalu pergi.
Aku naik lift ke apartemen Yul,aku membuka pintu karena tak di kunci,Yul langsung menarikku ke dalam.Ia menyandarkanku ke dinding dengan kasar.
“Darimana kau!aku menyuruhmu mengantarnya tapi kau malah jalan dengannya!?”katanya
“Aku..dia mengajakku ke taman…”kataku sedikit takut
“Jangan bohong!kau pasti menggodanya kan!!?”katanya lagi
“Tidak Yul!”aku memberanikan diriku untuk melawannya.
Ia kembali menatapku,aku gugup sekali..rasanya wajahku memanas.
“Jangan ulangi itu lagi!!!”bentaknya.
“Ne…”jawabku

Senin…

Aku keluar dari kamar,aku menemukan Yuri di ruang tengah ia sedang meminum tehnya,kebiasaannya sama persis dengan dia…
-flashback-
“Sicaa…temani aku minum teh..”katanya
“Fany-ah..ini masih pagi..kau terlalu sering meneguk teh pagi-pagi..aku mau tidur saja…”kataku
“ayolaah jagiii..”katanya
“Ne..baiklah..kau berhasil mengalahkanku dengan eye-smile-mu fany-ah..”kataku sambil tersenyum
-flashback end-
“Pagi,Sica…”sapa Yuri membuyarkan lamunanku,kenapa dia baik sekali hari ini
Sica?dia memanggilku sica?hanya dia(tiffany) yg memanggilku sica.Aku menggelengkan kepalaku membuyarkan pikiranku yang tertuju kemana-mana.
“pagi,yul..”balasku
“Sica,hari ini tidak usah bekerja ya..”katanya
“tapi…”aku mau menolak,tapi aku takut ia marah
“Gwenchanaa..aku sudah izin sama appa..hehe”katanya sambil tersenyum
Perasaan apa ini?perasaan yg sama saat aku dengannya,aku suka dengan senyuman Yul..sangat manis.^^

Yuri’s POV

Kesambet apa sih aku?koq rasanya pengen banget baik-baikin nih anak?
Pake suruh dia bolos kerjaku sama-sama lagi,huh!
Ya sudahlah,bolos sendiri juga ga enak.
“ehhmm..Sica,kita jalan-jalan ya..”ajakku
“Arraseo..”katanya
“Tapi,Yul..kau mandi saja dulu..bau..”katanya sambil menutup hidungnya
“Eh..tidak bau koq”kataku sambil mencium badanku
“Bau tauuk..”katanya lagi
Aku memegang pundaknya dan menarik badannya yang mungil kepelukannku,”nih,tidak bau kan?”tanyaku lagi
“N…nee..tapi kan tetap hrs mandi..”katanya gugup,wajahnya merah,lucu sekali anak ini.

Jessica’s POV

Aku bersandar di dinding sambil memegang dadaku,rasanya aneh sekali,jantung ini berdetak kencang sekali
“Sica…”aku mendengar suara Yul dari kamarnya
“ne?”kataku lalu menuju ke kamarnya.
“Sica..tolong ambilkan handuku..aku lupa bawa handuk..”katanya
Dengan cepat aku langsung mengambil handuknya yang di atas kasur dan menyerahkannya
“Gomawo..”katanya
Setelah itu ia keluar dari kamar mandi dan hanya memakai handuk yang menutupi tubuhnya yang s-line itu.
“KYAAA!!!”aku berteriak
“sst..wae?kitakan sama-sama perempuan..”kayanya santai
Benar juga sih,tapi aku malu.Sebaiknya aku cepat-cepat keluar dari kamar Yul.
“kau mau kemana?di sini saja..”katanya
Di kamarnya?melihat ia berganti pakaian,dan….aissshhh…Jessica…kenapa pagi-pagi sudah mesum!?
“A…aku keluar saja Yul…”tolakku
“Baiklah.”katanya
Aku keluar dari kamarnya,duduk di sofa yg ada di ruang tengah
“hmmmmph..”aku menghela napasku menenangkan pikiranku sebentar.
“Sica,ayo..”ajak Yuri
“Ne…”jawabku
Kami menuju basement.
“Yul..bukannya tadi kita sudah melewati motormu?”tanyaku
“Kita akan naik mobilku hari ini..oh,itu dia!”katanya lalu menekan remote mobilnya.
“Silahkan masuk,Princess..”katanya sambil tersenyum lembut dan membukakan pintu untuku.
Ia membuka pintu untuk dirimu sendiri,”Yul,apa kelakuanmu tidak berlebihan?kau-kan atasanku..”kataku
“Aku tidak begitu perduli dengan atasan dan bawahan..haha,semua aku anggap teman..”katanya
Ia mulai menjalankan mobilnya,”Yul,kita mau kemana?”tanyaku
“Ikut saja..”katanya

******

“Kita makan di sini saja…”katanya lalu menghentikan mobilnya di depan sebuah cafe yang bisa dibilang mewah.
Kami masuk ke dalam cafe itu,”Selamat siang nona Kwon..”semua pelayan di cafe itu membungkuk saat Yuri berjalan,ia tersenyum melihat itu.
Ia memilihkan tempat duduk untuk 2 orang di pojok cafe.
“Kalian mau pesan apa?”seorang pelayan menanyakan kami.
“Aku seperti biasa saja..hehe..dan kau sica?”tanya Yuri padaku
Aku bingung memilih makanan yang ada di menu.
“hmm..samakan saja denganku,kau pasti akan suka.”katanya
Aku mengangguk,pelayan itu pergi.
Aku melihat di sekeliling restoran itu,sepi sekali,tapi ada beberapa tamu juga dan mereka semua adalah sepasang kekasih.
“Kenapa?”tanyanya
“tidak ada..”jawabku.
“Kau tau..kau adalah orang pertama yang aku ajak duduk di sini selain Sungmin”katanya
“Sungmin?dia…pacarmu?”tanyaku,kenapa saat menyebut Sungmin sebagai pacarnya aku sedikit sakit.
“Sungmin?pacarku?hahaha..tentu saja bukan,dia itu sudah bertunangan..”jawabnya
“tapi,saat dia memelukmu,wajahmu merah..kau menyukainya?”tanyaku lagi
“Tidak,aku hanya malu dipeluk di depanmu.”jawabnya
“Oh…syukurlah…”jawabku
“mwo?”tanyanya
“Yak..pesanan kita datang..”kata Yuri
Aku memandangi makanan itu,terlihat enak dan mahal.
“Yul,kau sering ke sini ya?semua pelayan mengenalmu?”tanyaku
“Nona Kwon sangat jarang ke sini,nona..tapi dia adalah pemilik cafe ini..”kata pelayan yg tadi mengantar pesanan kami.
“Wow!hebat ya..”pujiku
“Awalnya dia juga chef di sini,tapi sekarang kami punya chef baru karena nona Kwon sudah bekerja di perusahaan ayahnya.”jelas pelayan itu.
“pantas saja masakanmu enak,Yul”aku memujinya lagi.
“hehe..”ia hanya tersenyum
“maaf nona-nona..saya tinggal dulu..”kata pelayan itu.
“Huh!dia berlebihan..”kata Yuri datar
“Itu tandanya ia menghargaimu,Yul..”kataku.
Kami mulai memakan makanan kami,enak sekali…aku tidak menyangka Yuri adalah pemilik restoran ini.
Tanpa sadar aku melihatnya terus,”hahaha!”ia tertawa lepas membuat beberapa tamu menoleh kearah kami
“Sini aku bersihkan..”ia mengelap mulutku
“Jangan makan sambil melamun..tidak baik.”katanya.
Setelah selesai kami keluar dari cafe itu,semua pelayan kembali membungkuk.
Kami berjalan-jalan dengan mobil Yuri menelilingi Seoul,dia benar-benar membuatku mengenal indahnya Seoul.
“Yul,sekarang kita pulang?”tanyaku
“tentu saja…wae?kau masih ingin berkeliling?”katanya
“tidak..lagipula sudah hampir malam..”jawabku
“Ternyata bersamamu sangat menyenangkan ya..haha”katanya
“Bersamamulah yang menyenangkan,Yul”kataku,entah kenapa aku bisa mengucapkan kata-kata itu.
“Hehe..”tawanya sambil mengelus rambutku.

Sungmin’s POV

Hari ini Yuri tidak bekerja,dia juga tidak memberitahuku apa-apa,aku khawatir.
Aku akan coba menelponnya
…..
…..
…..
Aissh!tidak aktif!!!aku jadi semakin khawatir.
“Sungmin-ssi…kenapa kau gelisah dari tadi?”tanya Mr.Kwon padaku.
“hah?benarkah?hehe..mian Mr.Kwon..”kataku,”oh ya!apa anda punya nomor HP Jessica Jung?”tanyaku
“Oh,tentu saja Sungmin-ssi,ini…”dia memberikan nomor Jessica padaku.
Aku menelpon Jessica,
….
….
….
“yoboseyo?”Jessica mengangkat teleponku
“Jessie???Yuri bersamamu?kenapa dia tidak masuk kerja?apa dia baik-baik saja?”tanyaku panjang lebar
“Dia baik-baik saja…siapa ini?”tanya Jessica.
“Oh,syukurlah…ini Sungmin..mian karena aku langsung menanyaimu..hehe”kataku.
“Gwenchana oppa..ini nomor oppa kan?”tanyanya
“Ne,hehe..disimpan yaa..siapa tau aku membutuhkanmu..”kataku

Yuri’s POV

“siapa?”tanyaku
“Sungmin oppa…”jawabnya
“Oh..”kataku
Jessica merebahkan badannya ke sofa.
“hwaa..capek sekali…”katanya
Aku juga merebahkan tubuhku,tapi

    tidak ke sofa.
    “ARGGHH!!!Yul!!!beratttt!!!!”teriak Jessica
    Aku merubah posisiku menjadi duduk,”hehe..”aku tersenyum melihat wajahnya.
    “wae?”katanya
    “kau cantik”kataku sambil mengelus pipinya
    Aku mendekatkan wajahku padanya,perlahan mencium bibirnya.
    Ia membalas ciumanku,aku membawanya ke kamarku dalam keadaan bibir masih menempel.
    Aku menutup pintu kamar dengan kakiku.
    *skip*;)
    Lanjutin sendiri yaa NC-nya…haha

    TBC
    Sbenernya agak ragu jg readers mw nge-post yg satu ini
    hahaha😄
    Please..tinggalin komen😀
    Gomawo

18 thoughts on “[Twoshoot] Only One

  1. hai hai…

    new reader d sini…… hoho .. salam kenal…..

    guw ff nie….. apa gy yg bergenre yuri…..

    akhirnya mereka melakukan NC na juga…… hahahahaha,….

    nama perusaan kocak amat….

    yuri pnya cafe…. wow… ntr guw ikutan bikin cafe ah…….

    guw boleh reg gag ? reg pairing kangin and taeyeon dunk….

    klo gag d bkin juga gpp kok…

    guw tunggu ff lainnya…. hwaitting….
    .

  2. Hehe..
    Gomawo dah mw baca sm komen😀
    Ntar dibuatin deh yg kangin taeyeon..cri ide dl..
    Yg brgenre yuri lg sih..blm ad..haha
    Ak br prtama kali bwt ff YuRi..jd msih bljar.
    Klo udh ada ide ak bwt Yuri lg..xixixi

  3. wealahhh,,,,,,
    Td sok2 gak peduli,,,,,
    Ehh,,,, skrg malah nyerang,,,,
    Dasar yuri……
    walau baru pertama nulis ff yuri tp ceritanya keren kok.

    • Thx kalo suka,hehe
      ntar aku buatin pairing yoonyul deh..klo NC ak jagonya*abaikan*
      jgn panggil author donk..jd ga enak..panggil aja beby,kazama/zou-zou lah..onnie,saeng,chingu yg pnting jgn author/ thor
      hahaha😀

  4. Waw…yg ice princess sica tp yg bersikap dingin malah yuri.tp yuri jg gak tahan ma kecantikan sica.baru kenal udah d ajak nc.kkk

  5. anyeong! reader baru, baru nemu maksudnya!
    hehehe!
    percobaan ff pertama kakak oke, gak buruk cuman alurnya aja kecepatan!
    oke salam kenal kak!😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s